Hikmah Dibalik Kehilangan

| 2
Kawan, masih pantaskah kita menganggap bahwa semua yang kita miliki saat ini semata-mata merupakan milik kita? Benarkah bahwa harta kita, jabatan kita, mobil kita, rumah kita, perhiasan kita, dan semua kekayaan kita saat ini adalah mutlak milik kita? Kawan, masih pantaskan kita bersedih hati jika itu semua meninggalkan kita?
 
Kawan, tidakah kita sadar bahwa semua yang kita miliki di dunia saat ini hanyalah titipan semata. Kita cuma diberi amanah oleh NYA untuk memanfaatkan itu semua untuk dapat mengabdi padaNYA. Tidak ingatkah kita bahwa harta kita, kekayaan kita saat ini sifatnya semu dan tidak ada yang abadi? Masih pantaskah kita bersedih atas kehilangan itu, padahal itu semua sejatinya bukan milik kita? Masih pantaskah kita menangisi hilangnya kenikmatan itu semua yang diambil oleh pemilik yang sebenarnya? Kawan………..bukankah perbuatan itu perbuatan yang naif? Bukankah itu bentuk penyesalan yang tidak ada gunanya? Bukankah itu semua justru akan makin membawa kita kepada kekufuran?
 
Masih pantaskah kita mengejar itu semua dengan mengorbankan orang lain? Masih pantaskah kita meraup itu semua dengan menghalalkan segala cara? Masih pantaskan kita membela itu semua dengan menomor duakan BELIAU…… Masih mengabaikan seruan NYA, dan lebih mendahulukan seruan untuk melipat gandakan harta dan kekayaan yang sifatnya semu semata….
 
Kehilangan harta, kekayaan, dan semua kenikmatan yang kita miliki di dunia ini sejatinya mengajarkan pada diri kita untuk lebih mencintai sang maha segala-galanya? Itu semua menyadarkan kita bahwa tidak sepantasnya kita mencintai dunia dan seisinya di atas cintanya kepada sang khaliq. Kehilangan itu mengajarkan pada kita bahwa semua yang ada di dunia ini sifatnya hanyalah titipan semata, yang sewaktu-waktu akan diambil kembali oleh pemilik sejati. Kawan bukankah kehilangan itu akan lebih mendekatkan kita pada sang maha segala-galanya?

"Kehilangan akan menyadarkan kita bahwa semua yang kita miliki hanyalah titipan semata yang pada saatnya nanti akan diambil kembali oleh pemiliknya. Kehilangan akan mengajarakan pada kita bagaimana cara kita menempatkan dunia ini di tangan kita, bukan di hati kita sehingga cinta kita pada NYA tidak akan terbagi lagi."
share on facebook

2 komentar:

Anonymous said...

assalamu'alaikum... salam kenal ukhti,trmksih sdh mengingatkn sy dgn artikel diatas

Vita Ayu Kusuma Dewi said...

Wa'alaykumsalam... salam kenal juga, afwan kalau boleh tau dengan siapa ni?

Post a Comment

Komentar dimoderasi, yuk sambung silaturahim, saya akan langsung berkunjung balik ke sahabat semua ^^