Futur...Futur...Futur... Jangan Dong... Hamazah ^_^

| 6
Assalamu'alaykum....
Lailatukum Saidah ^_^
Gimana nih sobat kondisinya? Khair?
Hayow.. bentar lagi menyambut bulan Suci Ramadhan ada yang ga semangat? Jreng dulu dong Ups..salah. Masak sih ada yang ga semangat menyambut Ramadhan ini. Limited edition lhoh, hanya satu bulan dalam satu tahun. Ehya, stop disini dulu. Ada yang belum tau futur yah? Secara umumnya futur itu menurunnya semangat ibadah. Dan macam - macam lho tingkatannya. Sampai disini ada yang sudah tidak mau lanjut lagi? Jangan donk sobat.  Ga maksa kok cuma mau ngasih tau jangan nyesel yah.hehe... ini sih pemaksaan...

Aku sendiri pernah ngalamin futur tersebut. Yang biasanya alhamdulillah tepat waktu ibadahnya jadi aku undur - undur gitu padahal dalam kondisi yang longgar alias ga sibuk, ya diperdaya para syetan untuk melanjutkan nonton tv, astagfirullah.. jangan ditiru sobat. Pasti salah satu, salah dua atau salah lainnya dari kalian juga pernah ngalamin kaya' gitu. Nah terus gimana donk biar ga berkelanjutan soalnya kalau hal ini kita biarkan bisa bubrah teman iman kita. Iman jadi taruhannya. Waduh.. gaswat kalau kaya' gini.  
Dari Abdullah bin Amru, ia berkata bahwa Rasulullah saw bersabda, “Setiap amal memiliki puncaknya dan setiap puncak pasti mengalami ke-futur-an (keloyoan). Maka barang siapa yang pada masa futur-nya (kembali) kepada sunnahku, maka ia beruntung dan barang siapa yang pada masa futur-nya (kembali) kepada selain itu, maka berarti ia telah celaka.” ( HR.Imam Ahmad )

Terus gimana? Aku punya tips sobat, ini juga ilmu yang aku dapat dalam sharing sama sahabat dalam liqo' atau kegiatan yang lainnya. 
  1. Renew our faith. Nyok kita perbaharui iman kita biar ga loyo terus. Dengan cara menjaga ibadah kita agar tidak ada yang ketinggalan, kita lakukan ibadah sunnah. Kita lakukan secara berulang - ulang insyaallah kita akan terbiasa dengan sendirinya.
  2. Ingatlah kematian. Nah, inilah cara yang paling mujarab buatku. Dengan mengingat mati ibadah yang mulanya tertunda langsung sigrag untuk dilaksanakan. Seperti pesan salah yang sering disampaikan  oleh guru  agama saya  *bekerjalah engkau seakan akan seperti hidup 1000tahun lagi, beribadahlah engkau seakan-akan engkau akan mati besok* Bagaimana dengan teman - teman?
  3.  Sabar dan ikhlas dalam menjalani sesuatu. Kalau kalian ga sabar atau ga ikhlas alias terpaksa pasti juga dalam menjalaninya akan malas. Ya tho? Soalnya aku ndiri udah pernah ngalami seperti itu jadi tau rasanya gimana. Astagfirullah... Moga kedepannya tidak lagi. Amiin...
  4. Merasa selalu diawasi. Nah, sobat kemanapun kita pergi, dimanapun kita berada dengan siapapun kita kita tak luput dari pengawasan Allah. Jadi, dengan merasa selalu diawasi inilah insyaallah akan menyadarkan kita untuk mengikis kefuturan yang ada dalam diri kita.
  5. Selalu ingat Allah. Dengan cara berdzikir selain mengurangi kefuturan hati kita juga akan menjadi tenang.
  6. Terus ini nih kalau dah waktunya sholat ayolah tunaikan, mari bersama - sama saling mengingatkan ^_^ salah satunya dengan cara yang memilih teman yang baik dan kita saling share agar tambah ilmu kita. Menuntut ilmu itu kan juga wajib hukumnya ^_^

Mungkin hanya sekelumit itu yang dapat aku bagi buat kalian semua. Semoga penyakit yang satu ini tidak terus menerus menyerang diri kita. Semoga kita selalu dalam naungan dan lindungan Allah. Dan apa yang kita lakukan selalu diridhoi dan dapat menjadi barakah bagi kita. Amiin. Afwan apabila saya salah kata mohon dikoreksi dan dibenarkan jika kurang lengkap mohon dilengkapi agar kita dapat saling bertukar ilmu. Syukron ^_^

Mari kita bangun dari mimpi kefuturan, kurangi dan hilangkan meski rasanya sangat sulit. Insyaallah Allah akan memberi jalan jika ada niat dan kemauan untuk mundur dari pasukan kefuturan.Insyaallah...

Wallahua’lam bish shawwab

Wassalamu'alaykum..

================================================================================
Sangiran,  27 Juli 2011

©



share on facebook

6 komentar:

Feby Oktarista Andriawan said...

Ingatlah kematian, jadi merinding gue ngebayanginnya,. hiii..
Maaf lahir batin juga yah.. :)

nasrul said...

alhamdulillah akhirnya kata-kata kyai ku ternginag di blog ini
terima kasih atas postingannya ya kk, semoga iman, dan ibadah kita selalu mendapat balasan yang setimpal nanti maupun sekarang

eh, salam kenal ya...
^^, aku follow yakk
tq

Belajar Photoshop said...

mengurangi kefuturan itu maksudnya apa iia??!?! maklum saiia ini masih odong2 :(

vheytha said...

Feby > dengan begitu yang tadinya down bisa semangat kak :)

Nasrul > Amiin... iya udah q follback

Belajar photoshop > Maksudnya futur kan berkurangnya semangat buat ibadah secara umumnya..dan jika itu terus2an bisa berbahaya makanya dikurangi dan sebisa mungkin menghilangkannya :) afwan jika ana salah

innocentblog said...

suka blognya. cantik skali mbakk. penuh makna dan ilmu. :)
saya izin follow yah mbakk.. makasii :)

vheytha said...

innocent >> iya makasih :) udh q follback juga :)

Post a Comment

Komentar dimoderasi, yuk sambung silaturahim, saya akan langsung berkunjung balik ke sahabat semua ^^