Adakah yang dapat Mencintai Tanpa Melukai?

Assalamu'alaykum...
Bismillahirrahmanirrahim...

Mencintai hal yang sering diucapkan namun terkadang dalam aplikasinya tak sesuai. Begitu pula mencintai tanpa melukai mudah diucapkan namun sulit menerapkan. Banyak muda  - mudi yang mengungkap cinta namun berkhir luka. Tapi, untuk makhluk  yang diciptakan Allah yang sangat istimewa ini sangat pantang untuk dilakukan. IBU... Ya Ibu. Betapa besar jasa ibu terutama pada saya, anaknya. Sampai seluas lautan tak mampu membalas semua jerih payahnya untukku. Ibu, beliaulah sosok wanita yang mencintai tanpa melukai. Meskipun ia  sendiri yang  terkadang harus menanggung luka itu. 

Seorang ibu apapun kondisinya, dalam kemarahannya pun ia tetap mencintai anaknya. Beliau tak mungkin tega untuk melukai anaknya. Semua yang dilakukan hanya untuk melihat secuil senyum dari bidadari kecilnya. Saat kemarahan melanda sebab tingkah polah putrinya yang sulit diatur ibu tidak akan melukai dengan kata maupun tindakannya, beliau hanya menasehati dengan segala keramahannya.

Kecintaannya tak mampu terlukiskan. Seperti nada yang sering terdengar "KASIH IBU KEPADA BETA TAK TERHINGGA SEPANJANG MASA, HANYA MEMBERI TAK HARAP KEMBALI BAGAI SANG SURYA MENYINARI DUNIA"

Begitulah yang dapat aku pelajari dari seorang  ibu yang mengajarkanku mencintai tanpa melukai...


Wassalamu'alaykum...

*Tulisan diatas saya ikut sertakan dalam menjawab pertanyaan dari Mbak Diana dalam Mencintai tanpa Melukai
===================================================================================
Sangiran,  5 Agustus  2011

©



Comments

  1. cinta ibu tak kan pernah tertandingi oleh apa pun juga..

    terima kasih sudah berpartisipasi :)

    ReplyDelete
  2. ibuku, ibumu, ibu kita ,, wanita paling hebat sedunia ;)

    ReplyDelete
  3. ceritanya pasti terinspirasi iklan TV. ya kan?
    ceritanya pasti terinspirasi iklan TV. ya kan?

    ReplyDelete
  4. kasih Ibu sepanjang masa ya,..
    boleh nanya dengan ibu2 yang mengalami baby blues dan bingung dengan keputusannya "membuang/menyingkirkan anak2nya?"..
    hingga detik ini, aku masih mempertanyakan "kasih ibu sepanjang masa itu"...semoga kita menjadi golongan Ibu2 yang bijak dalam berpikir dan bertindak..amin..:)
    semoga menang ya sist...:)

    ReplyDelete
  5. @Mbak Diana >> iya mbak makasih juga mbak udah diizinin :)

    @Mbak Shanty >>Jozz mbak setuju :)

    @Mz Said >> Bukan maz sama sekali bukan dari itu. Itu dari kehidupanku sendiri ma ibuku makanya aku bisa nulis itu

    Mb Kenia >> Ia mbak...
    Amiin semoga mbak :)
    Mpean juga mbak moga menang :)
    Untuk yang masalah itu menurut saya si ibu itu malu dan termasuk tidak berpikir panjang tentang anaknya nanti. Sebenarnya dalam lubuk nuraninya mungkin bertentangan dan pasti berat namun karena malu itu tadi si ibu akhirnya merelakan anaknya begitu saja. Mungkin walaupun sia nak sudah dibuang si ibu tetap kepikiran gimanapun juga sia itu anaknya walaupun sedetik dalam pikirannya pasti si ibu itu tetap kepikiran. Dan suatu saat nanti jika ia sudah sadar atas kelakuannya ia akan sangat menyesal..Insyaallah gitu. Wallahua'lam...

    ReplyDelete
  6. IBU adalah Seorang Manusia yg Istimewa, Itulah Mengapa Agama begitu mewajibkan KIta untuk patuh & menghormatinya!!!
    Karna Restu Ibu adalah Restu Ilahi juga, Do'anya akan didengar & dikabulkan segera...& Syurga terletak diKakinya!!!
    I LOVE YOU MOM...

    ReplyDelete
  7. bagi >> ia bener banget tuh.. :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Komentar dimoderasi, yuk sambung silaturahim, saya akan langsung berkunjung balik ke sahabat semua ^^