Belajar dari Maskapai

| 4
Bismillahirrahmaanirrahiim
Alhamdulillah sebelumnya Allah memberikanku kesempatan untuk kembali merasakan nikmatNya yang tak terbatas. Siang tadi bertolak dari Wisma Sedap Malam, Taman Wiladatika, Cibubur, menuju Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta menggunakan Shuttle Aiport bersama kawan dan bertemu dengan kakak pramuka dari Sumatera yang baru selesai kegiatan KML. Sesampainya di Bandara kami salah Terminal, kami turun di Terminal 1A dengan pertimbangan pesawat kami Batik Air yang notabene Lion Group. Namun setelah kami melakukan check ulang ternyata Batik Air berada di Terminal 3. Kami lalu menggunakan jasa Shuttle Airport yang gratis menuju Terminal 3 yang lumayan jauh tempatnya. 

Uniknya didalam Shuttle bus aku berbincang dengan sebelahku dimana dia merupakan agen travel jamaah haji yang menjemput jamaah di Terminal 2. Aku berbincang banyak dan banyak pula mendapat informasi. Sesampainya di Terminal 3 kami melakukan serangkaian prosesi adat memasuki area check in, setelah check in berhenti sejenak di J.CO untuk menyantap apa saja yang halal dimakan. Di J.CO mataku terbelalak melihat seseorang yang membeli donat namun tidak dimakan, benar-benar utuh. Aku mengelus dada ketika orang itu pergi dan petugas hanya membereskan dan membuangnya ke tempat sampah. Dalam benakku terpikir diluar sana banyak orang yang kelaparan, membutuhkan makanan namun yang disini,  yang dia merupakan orang kelas menengah ke atas menyia-nyiakan apa yang seharusnya tidak disia-siakan. Ini hanya hal kecil yang kutemui sore ini di Bandara Internasional ini.

Selanjutkan kami memutuskan untuk  menunggu boarding, disana banyak sekali yang sudah menunggu. Tepat seperti apa yang kubayangkan saat berangkat ke Jakarta minggu lalu menggunakan kereta ekonomi. Kondisinya sangat berbeda sekali seratus delapan puluh derajat. Disini ditangannya mememegang gadget masing-masing. Sangat sedikit sekali yang berinteraksi kecuali satu keluarga. Hal ini juga sangat berbeda dengan kondisi dikereta kemarin. Dimana dikereta ekonomi kami saling berbagi bahkan saling mengingatkan untuk sholat. Sama sekali tak terlihat adanya kesenjangan diantara penumpang. Namun saat ini aku belajar tentang hidup sendiri dan merasa asing. Kecuali kita mau berinteraksi. 

Hari ini Lion Air banyak delay dan mendapat banyak keluhan karena keterlambatan tersebut sekalipun memberi service snack dan potongan harga namun belum tahu jumlahnya. Mandala juga mengalami delay 4 jam namun memberikan service berupa makan dan potongan harga tiket semula sebesar 300000. Ketika aku mengobrol dengan ibu dari Medan  beliau banyak bercerita dan dari ceritanya aku menangkap poin kesabaran dan manajemen emosi. Pun dengan keluarga yang di Medan merelakan diri menunggu di Bandara dengan estimasi waktu delay yang sama. Keikhlasan juga menjadi titik poin dalam hal ini. Juga saat aku ke toilet, kusempatkan berbincang dengan cleaning service, dari sana aku belajar kepedulian dan solidaritas antar manusia dimana beliau bercerita bagainana nasib penumpang serta ibu tersebut miris dengan kondisi yang kondisi yang hampir setiap hari terjadi. 

Tak lupa ada seorang wanita yang akan berangkat ke Bali mengalami delay 2 jam, meski awalnya kecewa akhirnya juga mengikhlaskan diri. Satu hal lagi saat di toilet saat ada yang tidak tertib maka sindir menyindir menjadi jalan keluar antara WNI atau WNA yang sedang mengantri.

Sore ini banyak hal yang kudapat ini belum cerita yang lain. Baru segelintir episode sore ini, semoga kita dapat menarik hikmah atas setiap yang terjadi pada diri dan sekeliling kita. Aamiin... :)

*ngeblog di HP menunggu keberangkatan


Terminal 3,
Bandara Internasional Soekarno-Hatta, 
3 November 2013,


Vita Ayu Kusuma Dewi
share on facebook

4 comments:

Kang Zeer El-Watsi said...

wah perjalanan yg menarik....saya juga baru melakukan perjalanan jauh...:)

http://jagadkawula.blogspot.com/

Vita Ayu Kusuma Dewi said...

Iya kang berkunjung kesana :)

turiscantik.com said...

tripnya menarik banget sepertinya ya mbak ;) salam kenal

Vita Ayu Kusuma Dewi said...

alhamdulillah iya mbak :) ayo saling share mbak

Post a Comment

Komentar dimoderasi, yuk sambung silaturahim, saya akan langsung berkunjung balik ke sahabat semua ^^