Move On!!!

| 4
Bismillahirrahmaanirrahiim
Malam ini, ditemani rintik hujan dipinggir kolam Perpustakaan Universitas Brawijaya, mengisi satu persatu mata kuliah (Kartu Rencana Studi) untuk semester depan. Rasa-rasanya semester kemarin adalah semester yang tidak produktif, tapi alhamdulillah ada kesempatan lain yang Allah berikan kepadaku, meski bukan dibidang Teknik. Mengingat, menimbang dan akhirnya memutuskan bahwa semester depan harus MOVE ON!!!
 Seperti penggalan lagu "So Soon"  yang dibawakan oleh Maher Zain diatas, aku bertekad untuk MOVE ON tentunya ke arah yang lebih baik, memperbaiki hal-hal yang telah berlalu dan tanpa menghasilkan hal-hal yang tidak bermanfaat. Aku tidak ingin merugi dengan detik-detik yang terus bergulir merenggut masa aktifku di dunia ini, bukankah sebaik-baik manusia adalah mereka yang bermanfaat bagi orang lain?
*

Sepertinya akhir bulan ini harus melakukan hal yang sama dengan akhir semester 2 lalu, saat dimana obsesi dan ambisi merajai hati yang akhirnya membutakan hati.  Ya, semester 2 lalu aku menanggalkan beberapa aktivitas non akademikku hanya karena ingin meraih IP=4. Hanya itu saja saat itu. Kemudian mengevaluasi sejenak apa yang terjadi dengan hasil yang bertolak belakang saat berbincang dengan Mbak MR atau murabbi. Ini penggalan percakapan saat itu (saya jadikan status di FB saya beberapa hari yang lalu).
A : mbak, aku lo udah usaha, belajar mbak, pol banget mbak belajarnya, kok malah nilaiku turun ya mbak? drastis lagi 
M : (senyum) awal semester dulu emang pengennya apa dek?
A : dapat IP 4 mbak, soale kakak tingkat ada yang bisa IP 4 mbak. Teguran kali ya mbak, obsesi banget.
M : Lhah itu dek udah niatnya kecampur diawal tuh. Sekarang mbak tanya, kalau adzan, adik cuma ngerjain tugas kondisinya ga lagi diajar dikelas nih, adik langsung sholat atau nunda? Ohya, adek kan selalu cerita kadang ngerjain tugasnya sampai larut,
A : (nyengir)
M : kadang jawabnya "nanggung mbak bentar lagi selesai". Ngaruh loh dek itu. Ingat, setiap orang akan mendapatkan sesuai dengan yang diusahakannya, tapi juga ingat usaha itu ga cuma belajar, karena yang memiliki ilmu itu Allah, minta sama Allah ilmunya biar barakah diajarkan ke temen yang lain. Afwan ya mbak kebanyakan ngoceh, ini nasehat buat mbak juga, lurusin niatnya dulu, usahanya juga yang bener, tawakal sama Allah, jangan sampai ga selaras. Kalau kondisinya kaya adek gini coba dirunut lagi kemarin apa yang salah, mungkin gara-gara sibuk tugas adek ninggal ngaji, bisa jadi alasannya itu. Tugas sama ibadah jangan di adu domba lo ya. Istighfar lagi yuk, mungkin mbak salah ngomong atau nyakitin adek tadi.

Intinya luruskan niat kita kuliah hanya karena Allah SWT, Lillahi Ta'ala saja. Aku juga berharap ini tidak terjadi pada teman-teman yang lain. Semoga ini menjadi pembelajaran yang bermanfaat bagi kawan-kawan semua.
*
Saat itu aku mengambil beberapa keputusan untukku kembali kejalan-Nya, mulai dari mengganti aktivitas hingga menonaktifkan fasilitas internet/paket modem sehingga penggunaan internet hanya bisa saat di Kampus (fasilitas WIFI) dan warnet (saat benar-benar membutuhkan untuk mengerjakan tugas). Aktivitas lain yang dihentikan sementara adalah "nonton dibioskop", sebab pertama kali masuk bioskop adalah sejak menjadi mahasiswa di Malang. Sebenarnya fasilitas itu baik tapi memang menurutku itu salah satu penyebab karena dari diriku sendiri yang belum bisa membagi waktu dengan baik. Kalau memang teman-teman bisa memanfaatkannya secara maksimal dan benar, jangan pernah lakukan konsekuensi ini. Satu lagi konsekuensi yang kulakukan saat ada rasa lain yang berbicara alias VMJ datang menggoda adalah wajib hafalan ayat Allah, dengan begitu perlahan kita akan disibukkan dengan hal-hal yang bermanfaat.

Sah-sah saja sebenarnya mengambil konsekuensi terhadap diri yang terkadang keluar lajur atau lintasan yang telah diberlakukan, tapi memang inilah caraku. Sistem reward  dan punishment memang telah kuterapkan selama menjadi mahasiswa ini dan itu terbukti efektif untuk kepribadian sepertiku. Sebelum semester 5 ini berakhir, dulu, saat evaluasi kuliah aku sudah melakukan perjanjian konsekuensi dengan diriku sendiri, dan meskipun prestasi meningkat semester ini (alhamdulillah) aku tetap akan melaksanakan konsekuensi tersebut karena memang ada evaluasi dari dunia luar ada penurunan produktivitas dari dalam diriku dibidang akademik. Alhamdulillah masih ada orang yang peduli denganku, namun seorang Vita Ayu Kusuma Dewi akan tetap menjadi dirinya sendiri, menjadi pribadi yang selalu akan memperbaiki dirinya meski tidak akan pernah bisa mencapai sempurna. 

Mulai awal Februari nanti, paket koneksi internet yang ada di handphone dan modem akan dinonaktifkan sampai batas waktu yang tidak ditentukan, jadi mohon maaf untuk sahabat-sahabat yang menghubungi via line atau WA, sementara kita akan berpisah. Namun aku tidak menutup komunikasi melalui SMS atau telepon, email ataupun facebook dan twitter, karena fasilitas tersebut dapat terkoneksi ketika mendapat jaringan wifi. Insya Allah nantinya setiap hari akan ada waktu khusus untuk membuka pesan dengan media-media tersebut. Ya, semoga langkah kecil itu dapat mengembalikan  niat-niat yang mulai luntur ini. Perlahan tapi pasti, insya Allah kita akan bersama-sama berusaha menjadi pribadi yang lebih baik dan tetap berada dalam lintasan-Nya. Aamiin...

Malang, 29 Januari 2014
Vita Ayu Kusuma Dewi

share on facebook

4 comments:

Wahyu Wibowo said...

Subhanallah...
Ini pun teguran besar untuk kakak.
Terimakasih..
^_^

Vita Ayu Kusuma Dewi said...

hehe iya kak,semoga bermanfaat :)

sinta said...

Informasinya diatas sangat luarbiasa gan, terimakasih dan semoga informasi ini dapat menambah ilmu kita semua

Vita Ayu Kusuma Dewi said...

iya kak sinta semoga bermanfaat :)

Post a Comment

Komentar dimoderasi, yuk sambung silaturahim, saya akan langsung berkunjung balik ke sahabat semua ^^