(Mungkin) Arsyad (Hanya) Ada di Naskah

| 2
Bismillahirrahmaanirrahiim
Tiba-tiba kami gagal fokus ketika Pembicara mengatakan “Indah akhlaknya, teduh parasnya, hebat prestasinya, luas pergaulannya, besar kontribusinya, adakah seseorang yang seperti itu?”. Aku dan Mbak Mif saling tersenyum menatap satu sama lain dan aku hanya berkata “Arsyad”. *plak* Mbak Mif sedikit tertawa dan kami kembali fokus mendengarkan materi.

Beberapa hari yang lalu aku membacakan cerpen yang kubuat kepada Mbak Mif dengan judul “Sederhana”. Tertawa geli sebenarnya karena tokoh dalam cerita tersebut terkesan sangat sempurna. Tokoh itu kuberi nama “Arsyad Abdullah”.  Mungkin karena sempurnanya tokoh ini dalam cerita, dia sering  menjadi pengecoh kalau kami sedang gagal fokus. Namun disisi lain, tokoh ini juga menginspirasi kami untuk selalu terus memantaskan diri. Entahlah, (mungkin) Arsyad (hanya) ada di naskah dan (tidak) ada di alam nyata.

Daripada menunggu yang tak pasti, lebih baik sibukkan diri untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas diri… Semoga yang terbaik untuk segala resah yang selama ini dirasa, semoga yang terbaik untuk kesucian yang belum ternoda…
***
*Sekalian promo bagi yang ingin memiliki antologinya bisa kunjungi di http://www.indisbookgroup.com/cerpen-islami/cinta-bersemi-di-pelaminan/

GANIZ, 5  Januari 2015
Vita Ayu Kusuma Dewi
share on facebook

2 comments:

Dwi said...

blognya bagus,, kunjungan pertama,,, salam kenal

Vita Ayu Kusuma Dewi said...

salam kenal kak Dwi, semoga bermnafaat :) Siap berkunjung balik

Post a Comment

Komentar dimoderasi, yuk sambung silaturahim, saya akan langsung berkunjung balik ke sahabat semua ^^