Lalala... Apalah-apalah Jodoh

| 0
Bismillahirrahmaanirrahiim
Maaf ya judulnya alay. Hehe... Alhamdulillah. Selama di rumah ditanya kapan nikah terus. Lebih tepatnya sama tetangga bukan sama keluarga. Ya gimana ya, teman-teman seumuran banyak yang sudah nggendong dedek. hehe...

Eits...terlepas dari itu, kemarin setelah stunas jurusanku aku curhat lagi sama Mbah Ti. Masalah kemantaban. hehe... Perbincangan panjang lebar plus disisipi studi kasus itu akhirnya melahirkan kesimpulan "yang namanya mantab itu cuma satu, ga goyah, ga plin plan sana sini terus kalaupun komitmen harus sabar, ekstra sabar malah. Jadi kalo kamu bilang sreg tapi masih plin plan ya berarti belum mantab, belum sreg berarti".

Kata Mbah Ti wajar usiaku sudah mulai memikirkan itu, tapi yang perlu diingat jangan sampai menjadi yang paling utama akhirnya lupa sama yang Maha Kuasa. Terus aku cerita aku pengen kuliah lagi dulu ke Mbah dari saudara yang lain waktu ditanya kapan nikah, eh jawabannya "lek ndelok hasilmu wingi-wingi, asline awakmu iso sukses kuliah terus, iso nerjang kegagalan, tapi awakmu bakal gagal lek ga iso hormati Pangeran, hormati awakmu dewe, hormati wong tuwamu sing ngragati, kegagalanmu lek sampe kegodo cah lanang" (read: Kalau lihat hasilmu kemarin-kemarin, sebenarnya kamu bisa sukses kuliah, bisa menghadapi kegagalan, tapi kamu akan gagal kalau kamu tidak menghormati Allah, dirimu sendiri, dan orang tua yang membiayai kuliah. Kegagalanmu itu kalau sampai tergoda sama anak laki-laki)

Deng..dong... jleb...memang benar godaan terberat bukan harta, tahta, jabatan, tapi lawan jenis.. :(

Semoga bisa bertahan, istiqomah menjaga hati ini dijalan-Nya. Aamiin... Aku mohon doanya ya buat semuanya. Aku ingin lanjut kuliah. Jika memang Allah berkehendak lain aku yakin itu yang terbaik. Aku mohon maaf apabila banyak khilaf, silahkan kalau mau dibalas sekarang, aku persilahkan.

Maaf kalau bahasannya campuran, maklum..apalah-apalah...hehe...
***
Ngawi, 20 April 2015
Vita Ayu Kusuma Dewi
posted from Bloggeroid
share on facebook

0 comments:

Sekilas Info:



Kotak pada kolom blok komentar ini masih kosong. Maka merupakan suatu kehormatan jika sobat menjadi orang yang paling pertama menuliskan komentar, baik berupa pujian, masukan, kritikan, maupun pertanyaan di kolom komentar yang terletak di bawah kotak ini.

Tak ada yang bisa saya berikan selain ucapan terima kasih karena telah memberikan apresiasi terhadap artikel-artikel saya sendiri maupun ilmu yang telah saya peroleh dari orang lain.

Vheytha

Post a Comment

Komentar dimoderasi, yuk sambung silaturahim, saya akan langsung berkunjung balik ke sahabat semua ^^