Rindu Bertaruh Jarak

| 0
Bismillahirrahmaanirrahiim
21.36 WIB, Alhamdulillah akhirnya bus pengganti datang setelah 5 jam terlantar di Tol Cikarang.

Hari ini aku belajar bahwa kerinduan itu harus diperjuangkan. Aku dan beberapa penumpang yang tidak dapat tiket kereta akhirnya mengandalkan Bus sebagai alternatif.



Estimasi awal dari Bogor jam 12 siang, jam 6 harusnya sudah sampai Ngawi. Tapi apa daya manusia hanya bisa merencanakan dan berdoa. Bus kami mengalami kerusakan mesin di Tol.



Satu jam pertama aman, no complain, mendekati jam ketiga keempat kelima, mulailah memuncak karena bus tak kunjung bisa diperbaiki. Ada yang pupus harapannya tidak ikut sholat idul adha, ada cucu yang telah menanti pertemuan dengan kakeknya di Gontor, ada keluarga yang telah menanti saudaranya, dan tentu saja aku yang rindu karena sebelum berangkat ke Bogor tak bisa meluangkan waktu.


Ya, ditengah apapun yang terjadi malam ini.....

"Diantara jarak yang terbentang, ada kerinduan yang terpendam, dan pertemuan adalah harapan yang harus direalisasikan" (Vita, 2015)
***
Tol Cikarang, 23 September 2015
Vita Ayu Kusuma Dewi
posted from Bloggeroid
share on facebook

0 comments:

Sekilas Info:



Kotak pada kolom blok komentar ini masih kosong. Maka merupakan suatu kehormatan jika sobat menjadi orang yang paling pertama menuliskan komentar, baik berupa pujian, masukan, kritikan, maupun pertanyaan di kolom komentar yang terletak di bawah kotak ini.

Tak ada yang bisa saya berikan selain ucapan terima kasih karena telah memberikan apresiasi terhadap artikel-artikel saya sendiri maupun ilmu yang telah saya peroleh dari orang lain.

Vheytha

Post a Comment

Komentar dimoderasi, yuk sambung silaturahim, saya akan langsung berkunjung balik ke sahabat semua ^^