(Kamulah) Takdirku

| 0
Bismillahirrahmaanirrahiim
Terima kasih telah memilihku, tapi aku belum tahu siapa kamu ^^

Sudah beberapa kali, bahkan lebih dua kali kamu datang meski lewat mimpi. Pertama memintaku dihadapan keluarga besarku, dengan jas hitam yang kamu kenakan sambil menunggu akad nikah yang penuh haru, kemudian berbahagia bersama mengenakan setelan gaun pengantin berwarna biru.

Tapi tenang saja sejak pertama kamu datang dalam mimpiku, aku tak pernah berharap lebih akan itu, karena aku takut itu hanya semu, hanya berasal dari Syetan yang ingin menjerumuskanku, bukan dari Penciptaku.

Meski dalam keraguanku, yang dalam mimpipun tak pernah kulihat rupa wajahmu, hanya perawakanmu dan ucapanmu yang meyakinkanku.

Semoga suatu saat nanti Allah ridhoi kita bertemu, sampai jumpa dalam media doa antara aku dan kamu, semoga selalu terjaga imanku dan imanmu. Bersabarlah selalu dalam ikhtiar menjemputku dan aku akan selalu menunggumu, hingga Allah putuskan waktu terbaik untukku bersamamu.

Cukup ya beberapa kali singgah dimimpiku, aku takut cintaku termadu dengan anganku. Baik-baik selalu untukmu yang tak ku tahu siapa dirimu, namamu dan darimana asalmu. Aku akan setia menantimu, semampuku ^^
***
Puri Fikriyyah, 2 Desember 2015
Vita Ayu Kusuma Dewi
share on facebook

0 comments:

Sekilas Info:



Kotak pada kolom blok komentar ini masih kosong. Maka merupakan suatu kehormatan jika sobat menjadi orang yang paling pertama menuliskan komentar, baik berupa pujian, masukan, kritikan, maupun pertanyaan di kolom komentar yang terletak di bawah kotak ini.

Tak ada yang bisa saya berikan selain ucapan terima kasih karena telah memberikan apresiasi terhadap artikel-artikel saya sendiri maupun ilmu yang telah saya peroleh dari orang lain.

Vheytha

Post a Comment

Komentar dimoderasi, yuk sambung silaturahim, saya akan langsung berkunjung balik ke sahabat semua ^^