Kumamon, Ku Merindukanmu!

| 0
Bismillahirrahmaanirrahiim
Satu tahun berlalu, tapi kesempatan itu tak kunjung bertemu. Hai, Kumamon, apa kabar? Semoga kamu dan Kotamu baik-baik saja. Aku rindu, sungguh sangat rindu. Aku berfikir tahun ini aku akan berjodoh denganmu, tapi ternyata...Allah berkata lain.

Aku harus menyimpan rasa rinduku dan harapanku sampai waktu yang akupun tak tahu. Tapi, aku sangat merindukanmu, sangat!

2013 yang lalu kita bertemu, lalu kamu membuatku jatuh cinta dengan drama tersesat di Kotamu. Akupun terpesona dengan keramahan orang-orang di Kotamu, a...aku tak mau kembali pulang rasanya, masih ingin bersamamu.


Kemudian 2014, Allah ijinkan aku untuk berjumpa denganmu dengan cara yang mengejutkanku. Rasa haru berpadu sampai akhirnya aku menapaki jejak-jejak saat kita bertemu.

Tahun ini aku ingin kembali melihatmu, bercumbu menikmati merah, hijau dan biru sebagai icon Kotamu. Kumamon, tidakkah kamu merindukanku?

Apa daya, ini sudah di penghujung tahun, rasanya tak mungkin lagi aku memiliki kesempatan bertemu denganmu. Tujuh hari lagi tahun berganti, itu berarti 2015 ini aku harus menahan rinduku kembali. 

Kumamon, tahukah kamu? Beberapa hari yang lalu aku dikejutkan kakak tingkatku. Aaa...gantungan kunci bergambar dirimu muncul dari sebuah kantong plastik yang tak asing bagiku. Itu kamu, iya replikamu. Buru-buru aku cari siapa yang membuat replikamu, aku takut itu hanya made in china, tapi bukan itu asli made in Kumamoto. Mungkin Allah tahu aku merindukanmu, lalu Allah berikan aku kesempatan bertemu melalui replikamu ^^

Kumamon, semoga 2014 bukanlah akhir kita bertemu. Aku yakin suatu saat nanti, harapanku bersamamu akan dikabulkan oleh Pemilikku. Suatu saat nanti, semoga Allah meridhoi.
***
FAPERTA, 24 Desember 2015
Vita Ayu Kusuma Dewi
share on facebook

0 comments:

Sekilas Info:



Kotak pada kolom blok komentar ini masih kosong. Maka merupakan suatu kehormatan jika sobat menjadi orang yang paling pertama menuliskan komentar, baik berupa pujian, masukan, kritikan, maupun pertanyaan di kolom komentar yang terletak di bawah kotak ini.

Tak ada yang bisa saya berikan selain ucapan terima kasih karena telah memberikan apresiasi terhadap artikel-artikel saya sendiri maupun ilmu yang telah saya peroleh dari orang lain.

Vheytha

Post a Comment

Komentar dimoderasi, yuk sambung silaturahim, saya akan langsung berkunjung balik ke sahabat semua ^^