Nikmat Sehat dan Waktu Luang

| 0
Bismillahirrahmaanirrahiim
Alhamdulillah masih diberikan kenikmatan berupa kesehatan. Saat aku menulis tulisan ini aku sedang berada di Ruang rawat inap Vanda 3-2 di Rumah Sakit KBP. Siang tadi adik tingkat dibawa ke RS karena sejak hari jum’at denam. Diagnosa dokter adik tingkatku sakit gejala DBD. Ya Allah..bersamaan dengan jadwal UAS yang semakin padat.

Saat berada disini aku ingat banyak hal, ingat saat aku rawat inap juga di RSI Kustati Solo pasca kecelakaan. Tadi baru saja ada perawat juga yang masuk ke bilik sebelah adik tingkatku di opname dan perawat itu berkata “siapkan nanti puasa mulai jam 12 ya Pak”. Ya Allah..itu dulu aku alami saat di RSI Kustati ketika di vonis harus operasi. Kelihatan dari luar tegar tapi ketahuilah sunggu rasa takut, cemas, memburu menjatuhkanku. Namun saat itu Allah kuatkan, dengan apapun yang ada disekitarku dan dengan sebuah mimpi.

Ya Allah…ini jam 11 malam dan perawat itu menyiapkan peralatan yang harus dipakai oleh pasien bilik sebelah, aku semakin ingat dengan kronologi diberikannya pakaian operasi dan pemasangan infus bius.

Berasa ingin menyanyi lagunya Edcoustic “Musahabah Cinta”, Tuhan..baru kusadar..indah nikmat sehat itu, tak pandai aku bersyukur, kini ku harapkan cinta-Mu…

Sahabat, masih ingat kan dengan sebuah Hadits Dua nikmat yang banyak manusia tertipu dengan keduanya, yaitu nikmat sehat dan waktu luang” (Hadits Shahih diriwayatkan oleh al Bukhari, at-Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad, ad-Darimi, al-Hakim dan selainnya dari sahabat Ibnu ‘abbas ra.)

Yuk sama-sama menyadari dua kenikmatan ini dan memanfaatkan sebaik-sebaiknya selagi masih sehat dan ketika ada waktu luang, jangan sampai bermalas-malasan dan menuruti nafsu syetan. Langkahkan kaki dan tubuh serta jiwa ini dijalan kebaikan untuk menggapai ridho-Nya.

Semoga Allah melindungi kita dari hal-hal yang tak bermanfaat dan kufur atas nikmat-Nya. Aamiin
***
Vanda 3-2 RS KBP, 12 Januari 2016
Vita Ayu Kusuma Dewi
share on facebook

0 comments:

Sekilas Info:



Kotak pada kolom blok komentar ini masih kosong. Maka merupakan suatu kehormatan jika sobat menjadi orang yang paling pertama menuliskan komentar, baik berupa pujian, masukan, kritikan, maupun pertanyaan di kolom komentar yang terletak di bawah kotak ini.

Tak ada yang bisa saya berikan selain ucapan terima kasih karena telah memberikan apresiasi terhadap artikel-artikel saya sendiri maupun ilmu yang telah saya peroleh dari orang lain.

Vheytha

Post a Comment

Komentar dimoderasi, yuk sambung silaturahim, saya akan langsung berkunjung balik ke sahabat semua ^^