Menunggu Pagi di KFC

| 2
Bismillahirrahmaanirahiim
Apa yang terjadi dengan hatiku...kumasih disini menunggu pagi... [Menunggu Pagi-Peterpan]
Yaps... dini hari tadi (10/3/2016) sekitar jam satu dini hari masih di KFC depan Stasiun Bogor setelah mempertimbangkan banyak hal. Padahal hari sebelumnya juga menunggu pagi di KFC Salemba. Sepertinya ini tempat akan menjadi pelarian jika tak dapat pintu Kos karena kemalaman pulang. Ini trip kedua backpacker termalam pulangnya yang pernah aku ikuti. Pernah saat trip ke Padalarang, karena macet, kami baru sampai Jakarta jam 11 malam. 

Beberapa jam sebelum memutuskan untuk menunggu pagi di KFC sebenarnya ingin menginap di rumah Kak Darmayanti, kawan backpacker, tapi di Cawang, sekret juga di Cawang, takut paginya ga  sampai Bogor, akhirnya aku tanya teman sekelas di SIL, KFC depan Stasiun Bogor buka 24 jam atau tidak. Nah,  kenapa tidak pulang ke Kos? Soalnya Kos sudah ditutup, aku pernah pulang jam sebelas dan tidak dapat pintu.huhu...salah juga sih kenapa pulang malam, tapi memang setiap ada agenda di Jakarta dan dari Jakarta diatas jam 8, pasti nyampai Bogor kemalaman.

Daripada tak dapat pintu lebih baik aku menunggu saja di KFC, sambil mengerjakan tugas dan menulis apa yang perlu ditulis. Hmmm.. sesampainya di KFC aku memesan paket langganan.hehe... Combo winger..yes...combo winger..paket yang isinya banyak dan sesuai dengan kantong, lengkap dengan puding yang siap menyeka perut yang seharian tak terisi nasi sedikitpun. Pagi makan roti, siang makan mie, malam makan cilok.
Paket kesukaan..siapa tahu ada yang mau membelikan.hehe

Ketika membayar abang penjaga kasir memberiku sebuah kartu, aku kira kartu apa, eh...ada fortune card. Setelah ku gosok fortune card  tersebut, Alhamdulillah...ada rejeki diawal hari. Sebenarnya bisa langsung di redeem tapi aku bilang sama abangnya kalau nanti saja setelah makanan habis, lagian mau bertahan sampai Subuh kok, jadi masih ada waktu 3 jam lagi. Sayangnya di KFC ini tidak ada colokan jadi kalau baterai HP dan Laptop habis ya sudah. 

Kemudian kunikmati makananku perlahan, dan ternyata masih ramai juga. Masih ingat hari sebelumnya (9/3/2016) ke Stasiun Pasar Senen tengah malam, mengerjakan tugas di Stasiun dengan Mbak Riani, kemudian pindah ke KFC Salemba bersama Mbak Riani dan kawan-kawannya dari UNSRI sambil menunggu jadwal KRL dan ke Bandara, dan aku menunggu jam 3 pagi untuk berangkat ngetrip start basecamp di Cawang. Di KFC Salemba rame-rame jadi mengerjakan tugasnya masih bisa ngobrol, lumayan jam 12 malam sampai jam 2 pagi sebelum ke Cawang bisa dimanfaatkan mengerjakan tugas. Ini pertama kalinya aku ngetrip bawa laptop. Ya mau gimana lagi ada tugas yang harus diselesaikan dan perjalanan Jakarta- Cianjur bisa dimanfaatkan untuk mengerjakan itu.

Ohya, ada satu momen flashback sesuatu yang ingin kuhapuskan tapi akhirnya terkenang kembali, saat Ejak bercerita tentang tripnya di Bogor, tapi sudahlah memang harusnya dilupakan karena kemarin sudah berdoa kepada Allah semoga tidak dipertemukan lagi. Terima kasih ya Allah Engkau selamatkan aku...emang tentang apa? Kepo banget sih...ini tentang sesuatu dan tempat, tentang trip yang diharapkan tapi tidak kesampaian, ya begitulah...sudah.

Kemudian pukul dua lebih aku pamit dan bersegera meninggalkan Salemba menuju UKI Cawang untuk menemui kawan backpacker. Bedanya kalau di KFC Stasiun Bogor tidak ada kawan berbincang, akhirnya aku memilih menulis saja. Namun, pagi tadi Allah memberikan pertolongan-Nya, tiba-tiba kawan sekelas berniat menjemput dan mengizinkan aku menginap di rumahnya. Tapi aku bersikeras tidak mau dengan berbagai alasan, eh...satu jam kemudian beliau datang. Aduh..salah nih tanya KFC buka apa ga ke grup kelas malam-malam.

Terima kasih Mas Fachrudin, istri dan 2 buah hatinya yang menjadi perantara Allah pagi tadi. Dilain sisi tidak enak, tapi kalau ditolak juga tidak enak. Alhamdulillah di kelas kami saling mengenal beserta keluarga masing-masing. Jadi walaupun sudah berkeluarga kita dikenalkan dengan istri/suami serta anaknya. hihi..kalau aku ya memperkenalkan ayah, ibu dan adik.hehe

Maaf ya Allah, mungkin salah juga keputusan menunggu pagi di KFC tapi sejujurnya aku hanya tak ingin merepotkan, tapi selalu Engkau lindungi aku dengan pertolongan-Mu. Sayangnya terkadang aku terlalu bandel dan mengulanginya lagi. La gimana lagi memang malam pulangnya padahal sudah diplanning tidak malam-malam, tapi kena macet. Maaf ya Allah..

Apakah kejadian ini akan terulang? Menunggu pagi (lagi) di KFC? Semoga saja tidak.

Tapi saat menulis ini aku kembali menunggu pulang..tapi bukan di KFC, hanya di Wageningen tercinta. Tempat penuh inspirasi, dan dikala hujan yang mengguyur ini semoga aku bisa istiqomah menulis.hiks...berapa banyak artikel dan cerita beberapa hari ini yang gagal posting karena belum sampai ending..huhuhuhuhuhu... Ya Allah...I'm gonna moving on..Ada yang bisa membantuku untuk kembali semangat menulis seperti dulu? Cukup Engkau ya Allah, aku tak ingin berharap pada manusia.

Hujan telah reda, hari telah gelap sangat.. saatnya pulang ke Kos.
***
Wisma Wageningen, 10 Maret 2016
Vita Ayu Kusuma Dewi
share on facebook

2 comments:

yuni zuhri said...

Unik mba kisah mba ini. Selalu ada memori di KFC ya hehehe..
Saya baru tahu juga kalo KFC itu buka terus. Saya pikir sampai jam tertentu saja.

Semangat terus ya mba

Vita Ayu Kusuma Dewi said...

Hehe.. ya begitulah mbak, asal bukan memori aku dan dia mbak.hehe

Iya mbak yang lokasi kfcnya strategis buka 24 jam, kecuali yang di Mall, sesuai dengan jam buka tutup mall


semangat juga buat mbak :)

Post a Comment

Komentar dimoderasi, yuk sambung silaturahim, saya akan langsung berkunjung balik ke sahabat semua ^^