Masih tentangmu, Teknik Pengairan (WRE) UB

| 4
Bismillahirrahmaanirrahiim
Bagaimana kabarnya hari ini sahabat? Semoga senantiasa dalam lindungan Allah ya... Menanggapi beberapa pesan melalui media sosial, baik email, WA maupun line ataupun melalui sms yang menanyakan tentang Teknik Pengairan, dan beberapa pertanyaan kurang lebih sama, makanya saya ingin meneruskan beberapa postingan sebelumnya tentang Teknik Pengairan Universitas Brawijaya. 

Sebenarnya sudah ada beberapa tulisan saya tentang WRE sebelum ini. Saya sarankan sebelum ke postingan ini, khususnya bagi adik-adik SMA yang minat ke Teknik Pengairan Universitas Brawijaya, alangkah baiknya membaca postingan saya yang sebelum ini. Minimal membaca tentang "Pendahuluan Teknik Pengairan" , "Teknik Pengairan lagi" dan beberapa ringkasan pertanyaan ada di postingan "FAQ Mahasiswa Baru Teknik Pengairan".

Saya berterima kasih juga kepada tumblr dan twitter "Galau Jurusan", karena salah satunya melalui tulisan saya yang ikut andil nampang disitu, menjadikan beberapa peminat ataupun yang masih membingungkan tentang Teknik Pengairan jadi tergiring mengunjungi blog ini. Suatu kebahagiaan pula bagi saya bisa sharing mengenai jurusan saya ketika menempuh pendidikan S1. Semoga tulisan ini masih bisa memberikan manfaat ya buat sahabat semua ^^

Alhamdulillah, kemarin dapat menanyakan beberapa hal ke Pak Sholichin, selaku ketua jurusan Teknik Pengairan, walaupun saya menghubungi Beliau melalui pesan facebook saat beliau sedang aktif. Saya bersyukur, dosen-dosen WRE sampai sekarang selalu berbaik hati dan sangat welcome untuk berdiskusi. Selain tetap bersilaturahim, perkembangan kita para alumni juga masih dapat terpantau oleh jurusan. Hehe..maafkan jadi curcol...

Nah, langsung saja ya ini beberapa informasi yang saya dapatkan:
*Berapa kuota mahasiswa baru Teknik Pengairan? 
Sejak Pak Sholichin menjabat sebagai ketua jurusan hingga sekarang, kelas yang dibuka di Teknik Pengairan hanya 3 kelas, dengan jumlah mahasiswa perkelas 40 mahasiswa, jadi setiap tahun ajaran baru Teknik Pengairan menerima sekitar 120 mahasiswa. 

*Bagaimana persaingan masuk di Teknik Pengairan?
Semakin ketat, itulah kata Beliau (Pak Sholichin).hehe..sabar sabar...ga boleh menyerah.. Hal itu didasari karena Teknik Pengairan sekarang sudah tersertifikasi AUN-QA...ye...barakallah, alhamdulillah...turut bahagia... Untuk saat ini persaingannya 1:6, namun diprediksi pada pendaftaran mahasiswa baru selanjutnya akan semakin ketat. 
Sertifikat Akreditasi dari BAN-PT... A berturut-turut..alhamdulillah (Sumber : website Teknik Pengairan)

*Emm...AUN-QA itu apa ya?
AUN-QA singkatan dari  ASEAN University Network-Quality Assurance. AUN-QA (AUN-Quality Assurance). AUN-QA bertujuan untuk mencapai dan mempertahankan pendidikan yang berkualitas tinggi. Menurut referensi, keuntungan bagi perguruan tinggi dan program studi yang terlah tersertifikasi AUN-QA adalah prodi tersebut bisa disejajarkan dengan prodi universitas lain di ASEAN dengan kualitas tinggi. Nah, buat kamu yang ingin tau lebih tentang Teknik Pengairan yang tersertifikasi AUN-QA, coba baca ini ya "Teknik Pengairan, Goes For AUN-QA", "Jurusan Pengairan jadi yang Pertama AUN-QA".
Saat rapat visitasi AUN-QA (Sumber : website FT UB)

*Terus ada info untuk program magisternya ga?
Ada...hehe... Pak Sholichin menyampaikan bahwa program Magister Teknik Pengairan UB sudah membuka program double degree, Universitas yang sudah MoU adalah University of Technology Sidney (UTS), Australia dan Universiti Sains Malaysia (USM). Pak..ingin balik ke WRE Pak...hehe..

*Kak ruang kuliahnya nyaman tidak? Enak tidak lingkungannya?
Nyaman sekali, apalagi Teknik Pengairan punya gedung baru, alhamdulillah. In syaa Allah Malang adalah tempat yang nyaman buat belajar, sekaligus ngangenin, saya saja kangen Malang sampai sekarang.hehe...Fasilitas di Teknik Pengairan in syaa Allah sangat mendukung ide-ide kreatif yang akan kamu lakukan disana. Ini ada foto gedungnya, saya mendapat foto ini dari instagram Pak Dekan FT UB, yang merupakan dosen saya juga di Teknik Pengairan.

*Kalau masuk lewat jalur SNMPTN dan SBMPTN nilai yang dilihat apa saja ya kak?
Sebenarnya kalau kebijakan ini saya belum tau pastinya bagaimana, tapi kamu bisa memprediksi mata pelajaran yang diperlukan di WRE apa melalui daftar mata kuliah yang saya pelajari di WRE di postingan "FAQ mahasiswa baru"

*Kak saya dari daerah, apa saya bisa masuk Teknik Pengairan?
Bisa banget..semua orang baik dari daerah maupun kota mempunyai kesempatan yang sama untuk masuk ke Pengairan. Jangan patah semangat ya ^^

*Kalau kuliah di WRE susah dapat kerja ga sih?
Saya sudah pernah bahas ini dipostingan sebelumnya, mohon dibaca ya linknya yang tadi saya sampaikan diatas. Tapi kalau boleh berpesan, sebelum kuliah, niatkan semuanya karena Allah. Memang realistis ketika seseorang setelah kuliah ingin kerja di perusahaan yang bagus manajemennya, dan kebanyakan yang dicari adalah sejahtera. Namun, kita lupa kita kuliah orientasinya kerja, jadi lupa kan kalau kita mau belajar dan dapat ilmunya ^^ Kalau boleh jujur saya agak jengkel atau bahkan merasa gimana ya, maaf banget sebelumnya ya, banyak yang tanya kuliah di WRE bagaimana, gaji pertamanya berapa habis lulus, -ya Allah semoga Engkau mengampuniku- saya jadi bertanya tujuan saat ini mau cari ilmunya dulu atau apa, begitu tergiurkah kita tentang dunia. Maaf, mungkin saya saja yang merasa ga nyaman ketika ditanya tentang kuliah tapi ujung-ujungnya gajinya berapa, dan setelah itu diimbali dengan jawaban "kok kecil kak gajinya, saya maunya di  lalalala..". Ya wis kalian tau yang terbaik kan ya :)

Ya, itu yang ingin saya sharingkan sebagai pengalaman. Kalau masalah kerja sebenarnya tidak usah khawatir, asal kita mau berusaha semaksimal mungkin, tidak gengsi asal kerjanya halal, dan tentunya yakin serta percaya bahwa rejeki Allah kepada hamba-Nya itu pasti ada, untuk yang mau berusaha. Kalau di WRE in syaa Allah banyak ladang, bahkan sebelum lulus bisa jadi kamu ditawari kerja, asal kinerjanya juga bagus. Alumni WRE juga banyak tersebar dibeberapa instasi baik instansi pusat hingga daerah yang tersebar di Indonesia, jadi jangan khawatirkan tentang pekerjaan sebelum kamu memulai kuliah. #maaf jika tidak berkenan ya saya hanya ingin sharing pentingnya meluruskan niat, walaupun saya sendiri juga terus memperbaiki niat saya hingga saat ini

Itulah informasi bercampur curcol untuk melanjutkan postingan sebelumnya, apabila dari sahabat atau adik-adik masih kurang jelas atau masih banyak tanda tanya, bisa disampaikan melalui komentar maupun via alamat email, in syaa Allah kalau saya bisa jawab saya jawab, kalau tidak saya akan menanyakan terlebih dahulu ke yang lebih memahami.

Silahkan mungkin ada tambahan informasi dari alumni WRE yang mampir ke blog ini ataupun ada koreksi jika saya salah atau kurang tepat menyampaikan informasi ^^

Semoga bermanfaat dan mari kita luruskan niat ya ^^
***
Koridor AGH Faperta, 17 Januari 2017
Vita Ayu Kusuma Dewi
share on facebook

4 comments:

annand maulana said...

Nice kak, di WRE nanti bisa ngerasain spesial. karena jarang mahasiswa teknik yang terkonsentrasi di sumber daya air

Vita Ayu Kusuma Dewi said...

Makasih Anand sudah ditambahin.hihi.iyaps bener banget mana fokus banget lagi pengairan materinya bisa sampe materi s2.hehe

yulia said...

Luar biasa
Dulu 2003. Cuma 2 kelas kurleb 40 mahasiswa
Sekarang 120 kerennnn

Vita Ayu Kusuma Dewi said...

Mbak Yulia : iya mbak sekarang masih 120 mbak.hehe wah kaka tingkat saya mbak berarti :) salam kenal mbak

Post a Comment

Komentar dimoderasi, yuk sambung silaturahim, saya akan langsung berkunjung balik ke sahabat semua ^^