Menyambut Pagi di Indramayu

| 0
Bismillahirrahmaanirrahiim 
Alhamdulillah, pagi ini terasa berbeda. Ketika hari biasa berada di Bogor, pagi ini saya ditemani hangatnya matahari di Gabus Wetan, Indramayu. Indramayu, namanya sering mendengar dari salah satu kawan Tim 9, mas Farhan, yang penduduk asli Indramayu. Pun dalam beberapa seminar hasil penelitian, Indramayu ini dikenal dengan kekeringannya.
Menentramkan...

Beberapa hari yang lalu mendapat instruksi untuk berangkat ke Indramayu bersama teman-teman Laboratorium untuk mengambil data hasil panen. Alhamdulillah melalui itu dapat menginjakkan kaki di Indramayu dan menginap disini. 
Semakin berisi, semakin merunduk...

Pagi ini, sebelum aktivitas dimulai, saya jalan-jalan terlebih dahulu. Ke sawah lebih tepatnya. Jadi ingat suasana kampung di rumah, ah..kangen jadinya. Suasana kampungnya menenangkan, ramahnya semilir angin menyapa, dan cahaya matahari yang masih malu lepas dari peraduannya. 
Alhamdulillah..suasana kampung...

Alhamdulillah, menikmati satu persatu episode pagi ini dari belajar dari padi, makin berisi makin merunduk. Pun tentang ayam-ayam berkokok dengan semangatnya, kucing-kucing yang sudah membuat baper.hehe 
Kucing dan ayam bikin baper pagi hari...

Lalu, saat akan kembali ke rumah penduduk yang saya tinggali, saya menemui kawanan bebek yang sedang menari indah di air. Saya jadi teringat masa kecil, bebek adus kali nututi sabun wangi, bapak mundut roti, adik-adik diparingi...ah...makin kangen dengan keluarga dan kampung. 
Bebek..bebek...


Sesampainya di rumah warga lagi, sudah ada suguhan pisang goreng, dan kopi. Ya Allah, kangen rumah ya Allah. Menikmati kopi hitam hingga dasar gelas, pahitnya terkenang. Ah...jadi ingat filosofi kopi.
Kopi, sampai dasar cangkir kupahami...

Perjalanan kemarin penuh warna, mulai kemacetan, hingga salah jalan. Namun semuanya memberikan suatu pelajaran, tentang kesabaran dan menggapai suatu tujuan. Sekitar lima hingga enam jam perjalanan Bogor-Indramayu, dua jam lebih lambat dari estimasi di maps. Alhamdulillahnya bisa sampai di Desa Rancahan, Gabus Wetan, Indramayu. Terima kasih ya Allah atas kesempatan ini, banyak pelajaran, banyak perenungan untuk diri sendiri. Semoga panen dan pengambilan data hari ini dimudahkan Allah, dan barakah. 
*** 
Gabus Wetan, Indramayu, 4 Maret 2017 
Vita Ayu Kusuma Dewi
share on facebook

0 comments:

Sekilas Info:



Kotak pada kolom blok komentar ini masih kosong. Maka merupakan suatu kehormatan jika sobat menjadi orang yang paling pertama menuliskan komentar, baik berupa pujian, masukan, kritikan, maupun pertanyaan di kolom komentar yang terletak di bawah kotak ini.

Tak ada yang bisa saya berikan selain ucapan terima kasih karena telah memberikan apresiasi terhadap artikel-artikel saya sendiri maupun ilmu yang telah saya peroleh dari orang lain.

Vheytha

Post a Comment

Komentar dimoderasi, yuk sambung silaturahim, saya akan langsung berkunjung balik ke sahabat semua ^^