Pembatalan Tiket dan Drama Ketinggalan Dompet

| 0
Bismillahirrahmaanirrahiim
Ceritanya kemarin (4/7/2017) ke Kota untuk membeli peralatan penelitian. Nah, kelalaian saya adalah tidak cek terlebih dahulu isi tas karena biasanya malamnya sudah siap jadi paginya tidak cek lagi. Saya ke Kota bersama mbak Ella, kawan sekelas di kelas IWRM. Tempat pertama tujuan saya adalah toko Formica, toko kain di jalan Merdeka no.35, Kota Bogor. Disini saya mau mencari kain untuk bahan penelitian. Alhamdulillah, berbekal google maps sampailah saya di toko tersebut. Sesudah itu saya langsung mencari kain yang dibutuhkan dan setelah ketemu saya memesan 2 meter. Saat akan menuju kasir ternyata dompet saya tidak ada di tas. Paniklah saya.huhu... Setelah saya bongkar tetap tidak ada akhirnya saya meminjam uang mbak Ella terlebih dahulu. Duh..jadi merepotkan  lagi.

Mau balik ke kos jauh, jadilah saya belanja pakai uang mbak Ella dulu :'( Mau ga mau.huhu...Setelah itu langsung menuju toko selanjutnya, cari cap kwitansi, meteran air, dan alat bangunan lainnya. Dalam pencarian ini ada drama lagi, kan dikasih tau arahannya tapi hanya nama tokonya yang katanya di dekat masjid Agung, nah ternyata disitu toko sepatu semua. Memutarlah kami dan ternyata tidak menemukan toko yang dimaksud, akhirnya saya dan mbak Ella memutuskann random memilih dan taraaa...alhamdulillah yang dicari ada :"). Sesudah yang dicari sudah lengkap, sayapun ingat untuk membatalkan tiket. Akhirnya saya langsung putar balik untuk menuju stasiun Paledang.

Sesampainya di stasiun Paledang saya langsung mengambil form pembatalan, duduk, mengisi dan saat mau ke loket baru ingat, kan dompet ketinggalan yak, ktp disana juga... Jadilah saya tidak jadi membatalkan tiket, akhirnya saya pulang dulu ke kos baru ba'da dzuhur kembali ke stasiun untuk membatalkan tiket. Satu kelalaian berdampak panjang, dompet ketinggalan. 

Setelah drama strong saya dan mbak Ella bawa sendiri pipa lonjoran naik motor, kamipun sejenak beristirahat dan melanjutkan aktivitas masing-masing di kampus. Sorenya saya membatalkan tiketnya. 

Prosedur pembatalan tiket itu mudah sekali guys. Ohya, tiket saya, saya batalkan karena saya sudah kembali ke Bogor lebih awal jadi tiketnya tiak terpakai, sengaja saya batalkan karena nominal harganya lumayan. :'D maklum mahasiswa. hehe...
Form pembatalan dan pemesanan tiket..
Buat pembatalan, kamu cukup isi form pembatalannya, lalu sertakan identitas asli dan fotocopy terus serahkan ke stasiun yang bisa membatalkan atau stasiun besar. Dana pembatalan yang diterima 75% dari harga tiket dan bisa diambil atau ditransfer 30 hari berikutnya. Daftar stasiun yang bisa untuk pembatalan ada di website KAI.

Semoga kisah saya ini bisa diambil yang bermanfaat ya sahabat, jangan lupa cek perlengkapan sebelum keluar perjalanan, dan fii amanillah ya yang masih perjalanan ke kampung atau rantauannya :')
***
Wisma  Wageningen, 5 Juli 2017
Vita Ayu   Kusuma Dewi
share on facebook

0 comments:

Sekilas Info:



Kotak pada kolom blok komentar ini masih kosong. Maka merupakan suatu kehormatan jika sobat menjadi orang yang paling pertama menuliskan komentar, baik berupa pujian, masukan, kritikan, maupun pertanyaan di kolom komentar yang terletak di bawah kotak ini.

Tak ada yang bisa saya berikan selain ucapan terima kasih karena telah memberikan apresiasi terhadap artikel-artikel saya sendiri maupun ilmu yang telah saya peroleh dari orang lain.

Vheytha

Post a Comment

Komentar dimoderasi, yuk sambung silaturahim, saya akan langsung berkunjung balik ke sahabat semua ^^