#KejarMimpi di Launching Buku 2nd Chapter Abroad You(th)

| 3
Bismillahirrahmaanirrahiim
Agenda pertama hari Sabtu kemarin (12/08/2017) dalam rangkaian "Mengulang Masa Lalu" adalah launching buku Abroad You(th) di Aula Latief Gedung Dewi Sartika, Universitas Negeri Jakarta. Buku Abroad You(th) merupakan antologi kisah perjalanan para pemuda Indonesia pada kegiatan-kegiatan Internasional. Ada 3 chapter sebenarnya, namun yang di launching baru sampai chapter 2. Setiap chapter ada kegiatan yang berbeda-beda jadi jika sahabat semua membeli 3 bukunya tidak akan double pembahasan. 

Acara kemarin di mulai dengan registrasi pukul 08.30 WIB. Kegiatan ini berkolaborasi dengan @Kejarmimpi.id yang salah satu foundernya adalah kak Maudy Ayunda serta Bank CIMB Niaga dan dibantu oleh BEM Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta. Saya senang sekali bisa berkumpul dengan orang-orang yang datang di acara ini, sebab kita memiliki visi yang sama. Waw banget -lah melangkah dengan orang yang sevisi itu. Pagi itu saya datang bersama mbak Septi dan mbak Ella, sayangnya mbak Hesti tes TOEFL jadi tidak bisa hadir, pun mbak Mawar yang sedang bekerja. 


Setelah registrasi, kami bertiga menyempatkan berfoto di photoboothnya @Kejarmimpi.id. Nuansa merah merona nan berani, bukan kader partai loh ya.hehe...Usai mengabadikan kenangan, sayapun masuk ke ruangan dan bertemu ka Putri Agustina, selaku inisiator dari antologi Abroad You(th) serta bertemu dengan kontributor lainnya. Alhamdulillah akhirnya dapat berjumpa secara nyata, sebab sebelumnya hanya lewat kata. Ohya dalam agenda ini saya mengambil peran sebagai kontributor atau salah satu penulis dalam antologi Abroad You(th) chapter 2 ini. Bisa menjadi salah satu penulis dalam antologi ini adalah kesempatan dari Allah yang luar biasa. Alhamdulillah...

Lalu, saya berpisah dengan mbak Septi dan mbak Ella di beda meja. Konsep round table -nya asyik, karena memungkinkan seluruh peserta dalam lingkaran tersebut saling mengenal. Apalagi hidangan cupcakes Abroad You(th)-nya manis dan menambah semangat untuk berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan kepemudaan. Ohya, acara ini sekaligus memperingati International Youth Day yang jatuh pada hari tersebut, plus hadiah miladnya kak Putri.hihi...

Alhamdulillah saya satu meja dengan Anggi, Ayu, Habibi, Indrawan, Bagus, Ricky dan Karima. Kami saling sharing dan saling diskusi hasil dari program-program yang pernah kita ikuti. Ternyata saya tergolong terlambat mengikuti kegiatan-kegiatan kepemudaan ini, saya baru memulai saat semester 5 kalau tidak salah. Bagus, salah satu kontributor yang usianya paling muda (mungkin), dia ikut kegiatan internasional saat masih SMA. Wah... makanya youthers sekarang harusnya kalian bisa memanfaatkan kesempatan ikut program-program luar negeri, sebab infonya lebih mudah didapat. Beda loh saat saya dulu harus benar-benar aktif jemput bola. 


Lalu acarapun di mulai oleh MC dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Setelah itu ada sambutan dari kak Putri Agustina, kak Agis dan ketua BEM Fakultas Ekonomi UNJ. Kak Putri menceritakan bagaimana awalnya dia mengikuti kegiatan kepemudaannya. Jatuh bangun dalam kegagalan tak menyurutkan langkah kak Putri untuk menembus batas dirinya. Semangat ingin menjadi role model bagi lingkungannya menjadikan ia gigih meraih mimpinya, akhirnya kak Putri lolos dalam kegiatan G20 Summit di Rusia, kegiatan di Korea dan Sri Lanka. 

Lalu sambutan kedua dari kak Agis. Beliau berbagi cerita mengapa @Kejarmimpi.id di bentuk, salah satunya ingin menjadi wadah untuk siapapun dalam meraih mimpinya. Closing statement dari kak Agis yang menusuk agar terus semangat adalah ucapan Denzel Washington "Without commitment you'll never start, but more importantly, without consistency you'll never finish". Bagaimana youthers, mau melanjutkan tidurnya atau bangun lalu kejar mimpinya?  ^^

Agenda selanjutnya adalah perkenalan seluruh kontributor antologi Abroad You(th) dari chapter 1 hingga 3. Kemudian dilanjut launching bukunya dengan penyerahan simbolis untuk kontributor chapter 2. Kegiatan dilanjutkan kembali dengan talkshow 2 sesi  bersama kontributor chapter 2. Kami membagikan kisah mengenai motivasi mengikuti kegiatan kepemudaan hingga tingkat internasional, tantangannya, tentang programnya, apa yang kita dapat dan kita bisa bagikan, serta mengapa kami ikut menulis di antologi ini, yang mana semua itu kami jabarkan di dalam buku Abroad You(th) chapter 2 ini. Sebenarnya, antologi ini hanya mewakili cerita kami, berdasarkan penuturan kemarin ada banyak hal yang bisa dijadikan pembelajaran lainnya, kalaupun di tulis tak akan selesai semuanya, bahkan ada yang tak bisa di ungkapkan dengan kata atau suara.eaaa...hehe...


Salah satu pertanyaan dari audience adalah bagaimana agar proposal kita diterima sponsor. Nah,  berdasarkan jawaban rekan-rekan kontributor yang programnya self funded salah satu kuncinya adalah proposal itu menjual, maksudnya adalah kita bisa mengemasnya dengan bungkus yang keren walau mungkin kegiatannya sederhana. Lalu, sesuaikan dengan sponsor tujuan, artinya bahwa setiap sponsor proposalnya usahakan beda dan disesuaikan dengan visi  misi perusahaannya. Lalu, buatlah isi yang meyakinkan dan tidak hanya bermanfaat untuk diri kita sendiri, dalam hal ini harus ada impact untuk masyarakat setelah kegiatan berjalan. 


Lalu ada juga yang menanyakan apa sih  yang bisa diambil dari kegagalan dan bagaimana menyikapinya. Nah, youthers kalau gagal coba lagi, just try and try again. Sebab dari kegagalan kita bisa  belajar berbenah agar lebih baik, berkat kegagalan kita akan bisa menghargai keberhasilan yang kita peroleh. Kalau memang masih gagal coba terus, tentunya tanyakan dulu, apakah benar yang ini patut di perjuangkan. Kita tak akan pernah tau usaha yang akan berbuah hasil, so just do it and Let Allah decide . Bahasa keren lainnya adalah "Habiskah jatah gagalmu selagi muda!"

Ada juga yang menanyakan bagaimana mengawali, karena di lingkungannya belum ada. Nah, awali saja dari diri sendiri, jangan pernah takut memulai, apapun hasilnya, coba!. Kalau memilih program, alangkah baiknya yang fit in dengan diri kita, karena biasanya juri mencari kandidat yang memang kandidat yang sesuai. Ada tips juga dari kak Putri dalam menghadapi lolos wawancara, karena beliau pernah menjadi juri. Biasanya wawancara itu mengenal kandidat secara mendalam, jadi bisa juga berdasarkan CV yang telah kita tulis, so usahakan CV memang jujur, jadi ketika wawancara ditanyakan tidak ada kesetimpangan. Lalu, pelajari kira-kira apa saja pertanyaan yang memungkinkan d tanyakan di wawancara, bisa menanyakan ke oarang-orang yang pernah mengikuti wawancara atau pelajari sendiri melalui website, dll. Selain itu, dalam wawancara kontak mata, tata bahasa akan sangat penting, menggambarkan kondisi psikis kita, maka tetap jaga agar sellau fokus dan tidak nge-blank. Pastinya yang perlu dilakukan adalah memohon restu orang tua. 

Sebenarnya masih ada pertanyaan lain,hehe... Yang dapat saya garis bawahi dalam kesimpulan adalah, setiap kita memiliki kesempatan yang sama, peluang yang sama untuk ikut dalam kegiatan kepemudaan di luar Negeri, namun tak semuanya mau memanfaatkannya. Ada yang tumbang di awal karena takut memulai, ada yang jatuh ditengah jalan atau bahkan tak memaksimalkan usaha di akhir walau keberangkatan sudah di depan mata. Semua butuh komitmen dan konsisten untuk terus berusaha merealisasikan mimpi. Lakukan semua dengan niat Lillahi Ta'ala, ikuti passion dan ikhtiarkan dengan ikhtiar terbaik yang didukung restu serta terus mengharap ridho-Nya. 

Rejeki anak sholehah (aamiin) - hadiah kuis dan lucky draw

Ada pesan dari kak Maudy Ayunda "Terkadang kita lupa dunia ini tak akan selamanya menunggu kita menaklukkan ragu". Jadi mari kita memulai bermimpi dan merealisasikannya. 

Semoga catatan ini bermanfaat untuk sahabat semuanya. Pun dalam kesempatan ini saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung saya dalam merealisasikan mimpi. Tentu atas ijin-Nya melalui perantara. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada kak Putri dan @abroadyouth.id, sebagai perantara Allah sehingga saya bisa berbagi kisah ini dalam antologi Abroad You(th) ini, yang mana ini antologi ketiga saya selama di Bogor. Semoga bisa sampai 40 tulisan yang di antologikan, seperti saat di Malang agar hidup ini lebih bermanfaat walau hanya melalui tulisan. 

Saya juga mengucapkan terima kasih kepada @Kejarmimpi.id dan @CIMBNiaga atas hadiah kuis instragramnya. Hadiahnya tiket gratis ke Jakarta Aquarium dan pastinya ini menghemat keuangan mahasiswa banget.hehe.. Lalu terima kasih kepada @Batikcandle atas hadiah luckydrawnya. Bermanfaat sekali sebagai perantara penerangan ketika gelap datang. Terima kasih kepada semua yang telah menginspirasi, semoga segala apa yang kita lakukan di ridhoi dan menjadi salah satu pemberat timbangan kebaikan kelak. Semoga tulisan-tulisan ini bisa menjadi amal jariyah yang akan terus mengalir kebaikannya :').

Bagi yang mau memesan buku ini bisa lewat komentar atau line saya IDnya rescueiffah, atau via instagram @abroadyouthid.
***
Puri Fikriyyah, 13 Agustus 2017
Vita Ayu Kusuma Dewi
share on facebook

3 komentar:

Vicario said...

keren, kapan bukunya ada di gramedia?

Vita Ayu Kusuma Dewi said...

Sementara ni belum kak..bisa pesan ke kontributor atau penerbitnya :) mau kah ka?

Anonymous said...

I am truly happy to read this blog posts which carries tons
of useful information, thanks for providing such information.

Post a Comment

Komentar dimoderasi, yuk sambung silaturahim, saya akan langsung berkunjung balik ke sahabat semua ^^