Mengurus Visa Schengen melalui VFS Global Belanda

Bismillahirrahmaanirrahiim
Alhamdulillah setelah shock culture  mengurus visa Australia karena sebelumnya hanya berpengalaman mengurus visa Jepang yang so simply, Allah berikan saya kesempatan lagi untuk mengurus visa Schengen, lebih tepatnya negara Belanda. Ada 25 Negara yang termasuk dalam wilayah Schengen. Uniknya sebelum apply visa ini saya diminta untuk riset dulu, negara manakah yang mudah memberikan visa Schengennya, dan berkas-berkasnya yang tidak rumit. Akhirnya saya dipertemukan dengan hasil mencengangkan ini dari website berikut.hehe... Terima kasih ya kak, sangat bermanfaat analisanya. 

Jadi, setelah membaca dan menimbang, akhirnya memutuskan untuk tetap apply melalui Belanda, sekaligus negara yang dituju. Alasannya karena Belanda masuk dalam kategori yang "mudah" dalam pengurusan visa Schengen. Pengurusan visa Schengen ini boleh diwakilkan apabila yang bersangkutan sudah pernah mendapatkan visa Schengen, hal ini karena ada syarat biometric atau pengambilan sidik jari. Alhamdulillah dosen saya sudah pernah 2x mendapat visa Schengen jadi untuk sekarang bisa diwakilkan, dan saya menemani istri beliau menguruskan visanya.

Alhamdulillah, pengurusan visa Schengen kali ini lancar tanpa drama, karena sudah prepare berkat pengalaman mengurus visa Australia sebelumnya. Jadi kesana sudah membuat appointment letter, tidak membawa laptop dan lainnya serta berkasnya lengkap. Lokasi pengurusannya masih di VFS Global Mall Kuningan City lantai 1. Berbeda dengan Australia dan UK yang di lantai 2. Informasi lebih lanjut jenis visa Schengen ini bisa dilihat di website VFS Global Netherlands berikut.

Berkas untuk Visa Schengen 
Berkas yang diperlukan untuk visa Schengen adalah:
  • Formulir visa
  • Paspor asli
  • Fotokopi paspor full (tidak hanya identitasnya saja)
  • Bukti perjanjian (Appointment letter)
  • Itinerary (jadwal perjalanan)
  • Pas foto terbaru 45 mm x 35 mm
  • Fotokopi KTP dan KK
  • Surat keterangan kerja
  • Polis asuransi perjalanan yang mengcover 30000 euro.
  • Bukti booking tiket
  • Bukti reservasi hotel
  • Surat undangan atau letter of invitation
  • Alamat lengkap yang dikunjungi jika mengunjungi saudara/rekan
  • Bukti keuangan atau sponsorship 
Alhamdulillah tidak ada kesulitan dalam mengumpulkan berkas visa Schengen ini karena mostly sama dengan Australia, hanya saja  untuk visa Schengen ini wajib ada asuransi perjalanan, bukti booking tiket dan reservasi hotel. Awalnya sedikit bingung dengan asuransi perjalanan namun setelah membandingkan beberapa asuransi perjalanan yang untuk visa Schengen, akhirnya jatuhlah pilihan pada AXA Mandiri Travel karena AXA Mandiri ini dapat diurus secara online. Berdasarkan pengalaman, tak ada 30 menit sudah jadi polis asuransinya. Kemarin mendaftarkan untuk keluarga (2 orang) biayanya sekitar Rp500.000,-,polisnya langsung dikirim ke email. Namun jika ada waktu mengurus offline bisa juga mencari penyedia jasa asuransi yang lebih murah. Bisa memilih ACA, AIA, AIG, Zurich dan lain sebagainya sesuai dengan kebutuhan. Kalau butuh cepat tanpa memikirkan biaya, saya merekomendasikan AXA Mandiri. 

Untuk reservasi hotel saya menggunakan booking.com karena tidak ada biaya cancel maupun biaya di awal, walaupun tidak semua hotel, yang penting bisa direservasi terlebih dahulu. Untuk syarat lainnya saya rasa tanpa ada masalah. Pengisian formnya singkat padat dan jelas, 3 lembar saja. Formnya bisa diunduh di website VFS Global Netherlands ini.

Pembuatan Janji Temu
Sama halnya dengan visa Australia, pembuatan visa Schengen ini juga wajib mengisi janji temu. Sahabat bisa membuat janji temu di website berikut. Tak perlu membuat akun lagi jika sudah memiliki akun di VFS Global. Nah, setelah mengisi data, nanti akan langsung ada penagihan pembayaran visa administration fee  sekitar Rp300.000,-an. Kurs euro lengkapnya saya share di gambar berikut ya sekaligus biaya visanya. Sahabat diberi waktu 30 menit untuk mentransfer biaya tersebut. Setelah dibayar, appointmentnya langsung issued.
Kata petugas loketnya, dalam pembuatan janji temu tidak perlu bingung mau memilih tipe visanya, karena bisa di adjustment jika menurut petugasnya tidak sesuai, yang pasti apabila ada undangan sudah termasuk visa bisnis.

Penyerahan Berkas Visa
Datanglah sesuai dengan janji temu yang telah diatur, karena pihak VFS Global memiliki datanya. Nah, kalau mengurus visa Schengen ini HP harus dinon-aktifkan karena di dalam tidak boleh memotret aktivitas. Saat masuk, tinggal menunggu antrian, menyerahkan, membayar. Setelah pembayaran, jika yang bersangkutan hadir langsung diminta masuk ke ruang biometric yang nantinya kan diambil sidik jari. Setelah itu selesai. Saya dan istrinya pak Dosen tidak sampai 30 menit mengurus visa Schengen ini. Kamipun diminta menunggu kemungkinan 7-14 hari kerja, bisa jadi lebih cepat. Update status visa akan dikirim melalui email atau bisa dicek dengan menggunakan nomor referensi melalui website lacak aplikasi ini.

Jika ada dokumen yang belum di copy atau foto yang tidak sesuai kriteria, tidak usah khawatir karena VFS Global menyediakan jasanya. Rp500,- perlembar untuk fotokopi dan Rp50.000,- per 4 foto untuk foto yang digunakan untuk aplikasi visa. Lokasinya disebelah kiri sebelum pintu keluar.


Update 9 Januari 2018
Alhamdulillah tanggal 8 Januari 2018 kemarin dosen saya sudah menerima email bahwa proses visanya sudah selesai dan diterima. Sejauh yang saya baca di cerita blogger lain, ini termasuk proses yang cepat karena tanggal 2 Januari 2018 apply tanggal 9 Januari 2018 visa sudah ditangan. Alhamdulillah kuasa Allah, tidak sampai 14 hari kerja. Jadi mudahkan mengurus visanya? Alhamdulillah sekali lagi, atas ijin Allah dimudahkan, semoga perjalanan dosen saya ke Belanda Februari nanti selalu dalam lindungan dan ridho Allah :')

Semoga sharing singkat ini bermanfaat ya sahabat, semoga dimudahkan Allah dalam segala urusannya ^^.
***
Wisma Wageningen, 6 Januari 2018
Vita Ayu Kusuma Dewi

Comments

  1. mbak vhe lanjut studi ke luar negeri?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin ya Allah...inginnya gitu mbak, tapi ini baru ngurus visa dosen, semoga next bisa ngurus punya sendiri :)

      Delete
    2. aku aminin kenceng mbak vhe, AMIIINNNNN!!!

      Delete
  2. Hello .. Kebetulan saya ada rencana liburan awal juni nanti ke Belanda, semua dokumen yg dibutuhkan sudah saya siapkan , tapi hal yang saya takutkan adalah visa saya ditolak karena sebelumnya saya g pernah travelling ke luar negri manapun. Padahal liburan ke belanda sudah saya siapkan dari pertengahan tahun kmren. Menurut opini mbak Vita gimana? Apa kemungkinan besar visa saya bkl ditolak. Mksih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo kak maaf baru balas. Mneurut beberapa cerita dan pengalaman kemarin mengurus visa, asal syarat2 yang diminta lengkap, itinerary jelas dan mengiap dimananya, in syaa Allah diterima kok kak ^^ Dicoba saja kak, dan lengkapi dokumennya

      Delete

Post a Comment

Komentar dimoderasi, yuk sambung silaturahim, saya akan langsung berkunjung balik ke sahabat semua ^^