Pada Saatnya....

| 8
Bismillahirrahmaanirrahiim
Pada saatnya semua orang akan menyadari jejak-jejak yang ditapakinya...
Begitu pula dengan nasib halaman ini, ia menjadi teman bercerita hingga berbagi hikmah untuk semua. Ya, semua tergambar disini yang nantinya akan menjadi kenangan yang tak terhapus waktu kecuali saat masanya tiba.

 Dan aku menemukan jawaban atas pertanyaan yang kulontarkan kepada diriku sendiri. "Wahai diri, 19 tahun ini kemana aja? " Pertanyaan ini kutanyakan ketika berada dalam ruang Widyaloka saat mengikuti MTQ. Subhanallah, sahabat-sahabat banyak hafalan Al Qur'annya, bagus tartil, tilawah bahkan qira'ahnya, sedangkan aku masih sangat jauh dibawah mereka. Astaghfirullah kemana saja aku selama ini.

Untungnya aku masih diberi kesempatan oleh Allah untuk mengkaji ayat-ayat cinta-Nya. Alhamdulillah aku masih diberikan kesempatan untuk bernafas menikmati nikmat-Nya dan Alhamdulillah Allah masih memberi kesempatan untukku memperbaiki diri.

Ya, pada saatnya kita akan sadar betapa meruginya waktu yang kita lewati jika hanya mengejar dunia.  Kembalilah, tanyakan pada hati masing-masing apa yang telah didapat dari perjalanan yang fana ini...Sebuah pesan hikmah ketika ramadhan tahun lalu dalam kultum ketika akan berbuka puasa....

"Kita semua sedang berjalan menuju Allah. Dalam perjalanan tersebut dibutuhkan niat dan tekad yang kuat karena didalam perjalanan akan ada suara yang merayu bahkan sorak-sorai menakutkan untuk membelokkan bahkan menghentikan langkah kita untuk menuju Allah. Tetaplah melangkah dibawah bimbingan Allah karena dengan bimbingan Allah, Allah akan menunjukkan rambu-rambu jalan-Nya, mana yang lurus dan mana yang  berbahaya serta Allah akan menunjukkan kendaraan untuk menuju Allah.. Dan ingatlah sesungguhnya perjalanan menuju Allah itu panjang, tanggalkanlah segala beban yang memberatkan (dosa) dan titipkanlah barang bawaan sahabat kepada orang lain (sedekah, amal baik). Insyaallah,barang itu akan sampai dengan selamat ketika bertemu Allah....Semangat kawan, di tempat istirahat nanti semoga kita bertemu dan selamat hingga sampai tujuan kita."


-.Vita Ayu Kusuma Dewi - Rescue Iffah

Sebuah Akibat

| 0

Bismillahirrahmaanirrahiim 
Akibat mengikuti kegiatan kemarin jadinya ingin mempunyai koleksi yang satu ini \o/
#Jadi pengen dapat kado ini :D *mimpi*


-.Vita Ayu Kusuma Dewi-Rescue Iffah

19 Tahun, Kemana Aja?

| 2
Bismillahirrahmaanirrahiim
Wahai diri, kemana saja kau ini? Kenapa baru sekarang menyadari. Ya, setidaknya engkau disadarkan bahwa 19 tahunmu ini masih tak berbuah apa-apa. Hei..diri, tahukah engkau betapa meruginya kau atas waktu yang telah engkau buang sia-sia. Mungkin hanya dunia yang kau dapat, agama hanya seperti angin lewat.Ya, untungnya hari ini Allah membukakan mata hatimu lebar-lebar agar engkau bisa belajar dari apa-apa yang telah kau lewatkan. Wahai diri, memang sangat terlambat, namun tak ada kata terlambat untuk mengkaji ayat-ayat cinta-Nya. Tetaplah istiqomah dalam jalan menyeru kepada-Nya. Jangan berhenti sebelum kau menapaki Surga, janji Allah jika kau patuh akan aturannya.


Untuk diriku sendiri  dan orang-orang yang merasa kan hal yang sama
-.Rescue Iffah-Vita Ayu Kusuma Dewi.-

Sang Pemimpi :)

| 6
Bismillahirrahmaanirrahim

Vita Ayu Kusuma Dewi, awalnya ingin melanjutkan belajarnya di bidang kedokteran namun terdampar pada dunia yang jauh berbeda dari keinginannya. Awalnya merasa ter-pressing dengan lingkungan yang sangat bertolak belakang dengan harapannya. Hari – harinya diisi dengan menyemangi diri sendiri dan dikuatkan oleh sahabat – sahabat di sekitarnya. Wanita berzodiak taurus ini mempunyai keinginan yang kuat membahagiakan orang tuanya, untuk itu ia tak patah arang dilingkungan yang saat ini ia tekuni. Witing trisna jalaran saka kulina, pepatah jawa yang indah dan Vita mengakuinya. Vita mampu melaluinya, atas ijin Allah pula dilingkungan ini ia justru mendapatkan nikmat yang tak disangka. Subhanallah ketika Vita mengulas beberapa keinginan yang tidak tercapai justru diganti Allah dengan yang lebih indah. Tekadnya sekarang adalah melanjutkan studynya sampai selesai, tetap konsisten dijalan Allah serta nantinya ia  ingin melanjutkan pendidikan keteknikan airnya di Belanda atau Jepang. Keinginan kuatnya adalah ke Belanda dengan rekomendasi dari beberapa orang. Masih lama memang namun segalanya patut diupayakan untuk masa depan.

Lintang Karlina Nur Pratiwi, mahasiswa semester 3 asal Gresik ini ingin meneruskan belajarnya di ITS bidang arsitektur. Namun Allah berkata lain, Allah menempatkannya di Universitas Brawijaya Malang. Meniti karier di kampus bersama dua sahabatnya menjadi salah satu peserta PKM MABA yang bertemakan kedokteran. Perawakannya yang sedikit tomboy menjadikannya mudah bergaul namun tetap pada batas sewajarnya. Ia mempunyai mimpi untuk melanjutkan kuliahnya di Jepang mengikuti jejak salah satu dosen Teknik Pengairan yang sukses di Negeri Sakura tersebut. Ia juga tak patah semangat, segala upaya ia kerahkan untuk meyakini bahwa lingkungan ini adalah pilihan yang tepat meski terkadang rasa “ingin”nya membuatnya menoleh kemasa lalu. Tapi tetap ia sangat meyakini segalanya memang butuh proses hingga akhirnya kesuksesan itu tercapai.

Alfiyah Rizky Juliana, berdarah asli Kalimantan yang rela menyebrangi lautan untuk menuntut ilmu. Sama halnya dengan Lintang, ia ingin melanjutkan belajarnya di ITS. Namun, ternyata Allah menjawab doanya dengan menempatkan Alfiyah ke Teknik Pengairan . Masih dalam satu keluarga teknik membuatnya tetap kuat. Mimpinya adalah melanjutkan belajarnya di Jepang. Meniti langkah awal di Universitas dengan mengikuti perlombaan PKM satu tim dengan Lintang dan Vita. Semangatnya yang tak pernah padam membuatnya tetap teguh dengan prinsipnya.

Dan ketiganya berkomitmen, ketika Vita melanjutkan belajarnya di Belanda, Alfiyah dan Lintang di Jepang, ketiganya akan bertemu pada satu titik, Makkah atau Madinah :) Hanya Allah yang maha mengetahui segala sesuatu. Mereka tetap mengukir mimpinya dan Allah yang akan berkehendak yang terbaik bagi hamba-Nya :) 


-.Vita Ayu Kusuma Dewi - Rescue Iffah

Mentari Pagi

| 2
Bismillahirrahmaanirrahiim
Alhamdulillah atas kuasa Allah SWT aku masih bisa menghirup udara segar pagi ini, ditemani sayup-sayup sinar mentari yang malu untuk menampakkan diri. Dan jalanku tidak akan berhenti disini sebelum aku menapak Surga-Nya serta lelahku tak kurasakan karena insyaaallah lelah ini adalah lelah dijalan-Nya. Ya Rabb kuatkan aku, jadikan hamba ini hamba yang selalu bersyukur atas karunia-Mu. Tanpa-Mu aku tidak ada artinya ^^
“Hasbunallah wa ni’mal wakil, ni’mal maula wa ni’man nashir”

-. Rescue Iffah

Atlet di Jalan Allah

| 0
Bismillahirrahmaanirrahiim....
Semoga diberi kemudahan dalam melaksanakan amanah menyampaikan walau satu ayat selasa nanti. Aamiin..^^ Semangat untuk atlet yang berjuang dijalan Allah, semoga Allah selalu meridhoi langkah kita dan sebelum sampai Surga langkah kita tak akan berhenti ^^

Menurut presiden KBM Al Hadiid dalam sambutannya pagi ini menyampaikan pesan dari sebuah film luar negeri yang isinya lomba menghafal Al Qur'an, bahwa mereka mengikuti lomba bukan karena ingin menang, ingin mendapat pujian atau gelar melainkan untuk menguji kemampuannya. Mengenai hasil serahkan semuanya kepada Allah, Sang Hakin yang Bijaksana dan Adil. Jangan lupa niatkan semua untuk memperoleh ridho-Nya. Semua tergantung pada apa yang di niatkan ^^

Semangat para pejuang di Jalan Allah..... Allah selalu mengiringi langkah kita..Aamiin

Bagaimana dengan Saya?

| 5
Bismillahirrahmaanirrahim

"Setiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah akan disempurnakan pahalamu. Barang siapa yang dijauhkan dari neraka dan dimasukkan kedalam syurga, sungguh ia telah beruntung. Dan tidaklah kehidupan dunia kecuali hanya sebatas kesenangan yang memperdayakan. "
(QS. Ali 'Imran : 185)
Bagaimana dengan saya? Bagaimana saya dikenang? Bagaimana keadaan saya ketika menghadap-Nya? Dan kembalinya kakak tingkat saya hari ini kepada Allah adalah sebuah peringatan agar selalu ingat bahwa kematianlah yang paling dekat. Dia seorang pendaki dan meninggal ketika mendaki, ada yang berpendapat bahwa seseorang akan meninggal dalam keadaan yang disenangi atau biasa dilakukannya? Lantas bagaimana dengan saya? Semoga kita kembali dalam keadaan khusnul khotimah, dalam keadaan yang baik dan diridhoi Allah, Amiin....

Rescue Iffah-Vita Ayu Kusuma Dewi

5cm Versi Morfologi Sungai

| 5
Bismillahirrahmaanirrahiim


 Alhamdulillah sampai detik ini masih diberi nikmat yang tak terkira sama Allah. Nah, aku ingin berbagi nih kawan. Tadi pagi aku kuliah morfologi sungai, kuliahnya itu bahas regime sungai, alirannya, hidrauliknya dan lainnya. Tapi aku tidak akan membahas materi itu melainkan membahas pesan - pesan dari dosenku.

Ditengah perkuliahan ketika masuk kepada pengukuran atau melihat kondisi sungai baik itu dimensi dan sejenisnya, dosenku berkata dengan inti  "Engineering itu optimalkan apa yang diberikan oleh Tuhan"

Kata beliau "Kaki untuk mengukur panjang, tangan untuk mengukur jengkal, langkah untuk mengukur bentang, mata untuk melihat dimensi, view, overview, telinga ketika berada di hulu maka akan merasakan angin yang menusuk" Aku tambahin "mulut yang selalu mengucap syukur atas nikmat yang Allah berikan" ^^

Jadi, ketika di Alam bebas, misalnya sedang melakukan survey jangan bingung tidak membawa penggaris, jangan bingung tidak membawa  peralatan untuk menentukan kita sedang berada di hulu, tengah atau hilir karena sesungguhnya Allah telah memberikan nikmat berupa anggota tubuh yang bisa kita optimalkan fungsinya, asal tetap untuk berburu kebaikan karena nanti pada suatu masanya semua itu akan dipertanggungjawabkan ^^

“Dan nikmat apapun yang kalian dapatkan adalah datang dari Allah.” (QS. An-Nahl: 53)
 
“Maka apakah kalian mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kalian secara main-main dan bahwa kalian tidak akan dikembalikan kepada Kami?” (QS. Al-Mu`minun: 115)


“Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya tanpa hikmah.” (QS. Shad: 27)

 “Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggungjawaban)?” (QS. Al-Qiyamah: 36)

“Allah-lah yang menjadikan bumi bagi kalian tempat menetap dan langit sebagai atap, lalu membentuk kalian, membaguskan rupa kalian serta memberi kalian rizki dari sebagian yang baik-baik. Yang demikian itu adalah Allah Rabbmu, Maha Agung Allah, Rabb semesta alam.” (QS. Al-Mu`min: 64)

Semoga kita termasuk orang-orang yang bersyukur atas apa yang diberikan Allah dan memanfaatkan apa-apa yang dititipkan oleh Allah untuk berbuat kebaikan dan mendekatkan diri kepada-Nya ^^ Aamiin
 
-.Vita Ayu Kusuma Dewi - Rescue Iffah

Kalau yang Ini?

| 5
Bismillahirrahmaanirrahiim

Ada sebuah percakapan nih tapi ada hikmahnya kalau didengarkan...hehe

X : "Bro, kok sedih amat? Ada masalah ya?"
"Jreng..." suara gitar mengalun...
Y : "Aku terjatuh dan tak tak bisa bangkit lagi......Aku tanpamu butiran debu"
X : "Haha..masih jaman ya Bro. Tuh masih banyak yang lain"
Y : "Ga bisa Bro, sudah pas dihati"
X : "Alah.. kaya ga ada yang lain aja Bro"
Terdiam sejenak...
X : "Ehya Bro, bayangin nih katamu tadi aku tanpamu butiran debu ya? Misal nih aku tanpa-Mu, Mu-nya itu Allah terus butiran apa'an ya? Nano-nano debu kali ya?"
Y : "Ah kamu Bro, tapi bener juga sih katamu Aku tanpa-Mu ya ga jadi aku dong"

*end*

Hayo... apa hikmahnya?hehe Tebak-tebakan nih...
Janganlah kamu bersikap lemah, dan jangan (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang yang paling tinggi (darjatnya), jika kamu orang yang beriman.” [QS  Ali ‘Imran (3) :139]
Dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tentram. [QS Ar-Ra'd (13) : 28]


Sesungguhnya hanya kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku. [QS Yusuf (12) : 86]


-.Vita Ayu Kusuma Dewi - Rescue Iffah