Sebenarnya Semangat

| 2
Bismillahirrahmaanirrahiim
Alhamdulillah agenda hari ini dimudahkan oleh Allah, tidak sendirian. Bersama Allah dan juga dua malaikat yang senantiasa menemani setiap jengkal langkahku. Hari ini aku banyak belajar, belajar tentang diatas langit masih ada langit, belajar menghargai, keikhlasan, tanggung jawab, keteguhan prinsip, semangat dan juga memahami hati.

Ada dua penekanan hari ini yaitu semangat dan hati. Terkadang tidak ada kesinambungan antara hati dan pikiran. Itulah yang kurasakan beberapa hari terakhir sebelum 29 Juli 2013 kemarin. Itulah sebabnya aku berusaha mengikuti sisi terdalamku. Mungkin nafsu lebih menggiringku, hari lalu. Astaghfirullah... 

Alhamdulillah dengan sadar itulah aku kembali mengevaluasi diri ini yang sangat jauh dari apa yang diharapkan. Kawan, memang kita tidak mungkin tidak pernah jatuh, sedih atau terpuruk namun bagaimana kita keluar dari keadaan itulah yang kiranya penting kita perhatikan. Insyaallah Allah selalu memberikan cahaya-Nya ketika kita yakin akan keberadaan-Nya.

Tentang semangat ini sederhana saja, semangat itu adalah ketika kau terus melaju meski lesu menghadap, perangkap siap menyergap dan kau yakin Allah masih bersamamu sekalipun kau dihina dan dicaci semua orang disekitarmu. Tunjukkan yang terbaik dengan niat Lillahi Ta'ala, dengan begitu kau akan menyadari mana semangat yang semu dan semangat yang sebenarnya.

Lalu bagaimana dengan semangat yang kita ambil dari teman-teman kita? Atau tokoh, atau seseorang? Akankah semua itu akan luntur jika seseorang yang kita anggap sebagai semangat itu hilang dari pelupuk mata? TIDAK!!! Katakan "TIDAK" pada diri sahabat semua. Jika sahabat hanya semangat ketika ada "dia" maka bukan semangat itu namanya. Hanya sesaat lebih tepatnya.

 Ambillah sari semangatnya, bukan hanya luarnya. Kirimkan itu kepada Allah, jika memang pantas, dengan sendirinya ia akan mengalir dalam desiran darah yang mengalir. Semangat itu bersumber dari Allah, semangat yang tidak akan pernah padam meski genderang berkumandang menepis langkah, semangat yang akan terus membara hanya karena-Nya ketika semua orang mencibir, dan semangat yang akan selalu tertoreh untuk menuju Surga-Nya. Insyaallah....

Masalah hati, pernah kan sahabat merasa ada yang kurang ketika seseorang yang kita anggap semangat itu tiba-tiba tak sesuai lagi dengan apa yang kita harapkan, atua bahkan membuat sahabat kecewa? Tenanglah, itu ujian bagi ketetapan hati sahabat. Berpikirlah positif bahwa dengan itu sahabat akan sadar, sahabat itu bersemangat karena Allah atau karena "dia". Bukan berarti saya tidak mengalaminya, namun saya bisa berkata seperti ini karena saya ingin sahabat mengerti tentang semangat yang benar-benar sahabat namai itu semangat, bukan semu semata.

Afwan ya jika ada yang kurang sependapat, mari kita diskusikan ^^ Hanya share pengalaman saja, semoga bermanfaat.
Jika gelisah karena tak ada teman berjuang hingga kau merasa terjepit, Ingatlah Allah selalu setia bersamamu. Hanya kepada Allah aku berharap dan hanya kepada Allahlah aku berserah diri :')

Malang, 31 Juli 2013
Teriring cinta karena-Nya,

Vita Ayu Kusuma Dewi

Nafas Baru

| 10
Bismillahirrahmaanirrahiim
Dan aku hidup kembali dengan nafas baru dalam kedamaian. Malam yang larut berganti dengan kumandang firman-Nya menorehkan selaksa cahaya yang menenangkan. Inilah aku yang sebenarnya, aku kembali kejalanku. Jalan yang telah lama kutinggalkan hanya karena sesuatu. Aku berjanji tak akan kembali meniti jalan yang telah mencabik sebelah nyawaku. 

Terima kasih kawan, berkat kalian aku kembali kelajurku. Aku sadar dalam kristal yang menetes saat aku menghadap-Nya. Bersama jama'ah lain dalam keheningan, fokus pada diri masing-masing dan akhirnya aku tumpah dalam pangkuan-Nya. Damai, kurasa begitu nyaman saat aku bersandar kepada-Nya. Kekasih yang memberi cinta tanpa kata, yang memberi arti penuh, yang selalu ada dalam setiap napas dan yang selalu menarikku dari keterpurukan serta memahami penuh perasaanku.

Inikah jalan Allah yang kunanti itu?  Semoga ini bukan hanya sementara. Berjalan pada lajur yang akan menuntunku ke Surganya ternyata tak mudah, ada hasrat yang harus dibendung. Ternyata memang sesuatu yang belum waktunya diambil akan sangat tidak pantas rasanya. Jika memang perasaan ini adalah anugerah dari-Nya maka sangat tak pantas jika kupergunakan untuk kemaksiatan yang mengundang murka-Nya. Genggamlah hati ini ya Rabb, tunjukkan aku jalan lurus-Mu, jalan yang Engkau Ridhai. Tunjukkan aku yang benar itu benar dan yang salah itu salah serta berikan aku kemampuan untuk membedakannya.

Terima kasih atas cahaya yang kembali Kau sinarkan kepadaku, Ya Rabb. Hanya "aku" dan "Allah" yang akan menyelamatkanku dari keadaan ini. :')

Aku ingin mencintai-Mu setulusnya, sehina apapun diriku. Ku berharap untuk bertemu dengan-Mu, Ya Rabbi.

When the time has come let me die in Your Way :')

Malang, 30 Juli 2013
Laboratorium Sungai dan Rawa
Teriring cinta karena-Nya,



Vita Ayu Kusuma Dewi

Sabar dan Ikhlaskan

| 0
Bismillahirrahmaanirrahiim
Ini adalah sebuah cerita. Cerita yang entah kapan akan terungkap kebenaran yang sesungguhnya. Semua bercampur namun banyak pelajaran yang dapat kuambil didalamnya. Untungnya Allah benar-benar menunjukkan jalan yang harus kutempuh. Disaat aku mulai terjauh, Allah menarikku kembali dengan cara-Nya. Meski sakit namun aku bersyukur hari ini aku mendapatkan salah satu kenikmatan-Nya kembali.

Entahlah, aku sudah bosan dengan keadaan seperti ini. Aku ingin damai seperti dahulu kala. Saat kami pertama bertemu, tiada kerahasiaan dan semuanya saling terbuka. Mungkin aku yang terlalu dalam dengan egoku, ya, mungkin aku yang berada diposisi yang salah. Namun, aku tak ingin ini akan berakhir dengan menyisakan tanda tanya kembali. Sudahlah, biar skenario Allah yang menjawabnya. Aku tak tahu lagi harus bagaimana menyampaikan yang sesungguhnya. Sekali lagi, aku berada diposisi terjepit, sama seperti akhir tahun lalu.

Inilah jalan yang aku tempuh, inilah jalan yang aku tahu konsekuensinya. Banyak tanda tanya memang, namun aku hanya ingin hanya "aku" dan "Allah" saja yang tahu. Aku ingin kata "kita" dan "Allah" itu kembali terucap namun sepertinya Allah menunjukkan cahaya bahwa hanya "aku" dan "Allah" yang dapat menyelamatkan kondisiku sekarang.

Sahabat, sungguh tak ada niat lain selain karena-Nya. Harus berapa kali aku mengulangnya? Aku tak akan memaksa karena kita sudah sama-sama dewasa. Sudah bisa membedakan mana yang propaganda dan mana yang sesungguhnya. Terserah, kalian memandang dari sisi yang mana, karena memang kita memiliki sudut pandang tersendiri. Namun, bukankah kita berada dibawah atap langit yang sama?

Sahabat, benarkah apa yang kudengar beberapa hari ini? Benarkah apa yang kutakutkan ini terjadi? Benarkah ini hanya sandiwara saja, jika memang Ia, aku yang paling menyesal telah terlibat didalamnya. Tapi, tak apalah dengan begitu aku tahu dimana kelamahanku. Terima kasih ya untuk semuanya ^^

Terima kasih untuk sahabat-sahabatku yang sudah mengingatkanku dengan cara yang sangat mengejutkan. Terima kasih atas semuanya, kini aku sadar ternyata memang hanya "Aku" dan "Allah" yang akan menyelamatkan dan mengentaskan aku dari putaran masalah yang terus berlanjut ini. Maaf ya selama ini telah menjadi benalu, maaf ternyata inspirasi itu tidak pernah ada ya dibenak sahabat? Berarti aku telah salah mengira, berarti aku hanya tertipu oleh ilusi. Padahal aku jujur tentang semuanya, namun inilah balasan yang kuterima. 

Dan aku tersadar Hanya Allahlah yang tahu niat kita, sekalipun itu baik menurutku namun jika manusia berkata semua itu hanyalah mengundang perhatian atau bermaksud lain, ya sudah dunia akan menganggap begitu. Tapi suatu saat aku yakin, Allah akan membukakan mata semuanya. Semua yang telah terlibat hingga tersadar siapa yang berada dalam kurungan fitnah dan siapa yang tertawa diatas tangisan. Insyaallah akan indah pada waktunya. ^^

Pada saatnya nanti aku akan menceritakan semuanya, tapi bukan sekarang. Sekali lagi terima kasih untuk semua yang menjadi inspirasi dan telah menguatkan. Sampai jumpa di Surga-Nya. Insyaallah ^^

Dear God. Sometimes, it's hard for me to understand what You really want to happen but i trust You. I know You will give me what's best :')

Malang, 29 Juli 2013
Musholla Al Hadiid

Teriring cinta karena-Nya,

Vita Ayu Kusuma Dewi

La Tahzan

| 0
Wahai masa lalu yang telah berlalu dan selesai, tenggelamlah seperti mataharimu. Wahai masa depan, engkau masih dalam kegaiban maka aku tidak akan pernah bermain dengan khayalan dan menjual diri hanya untuk sebuah dugaan. Wahai esok hari yang satupun darinya tidak dapat kusebutkan. Karena itulah aku hidup hari ini, menanam dalam hatiku semua nilai keutamaan dan mencabut darinya pohon-pohon kejahatan berikut ranting-rantingnya yang berduri.... #.La Tahzan

Semangat kawan untuk hari ini, lakukan yang terbaik Lillahi Ta'ala.... ^^

L.O.V.E

| 0
Bila kuingat siapa yang selalu disini memahami semua egoku,
Hanya mereka yang bisa,
Bila ku ingat siapa yang selalu ku lupa,
Namun tak pernah melupakanku,
Hanya mereka yang bisa, yang memberi cinta tanpa kata.... :')
(Edcoustic - LOVE)

#.Bapak, Ibu, Kakak, Adik Mita Ayu Fajarini dan semua Keluarga di Ngawi..... ^^

Masa Lalu

| 0
"Hidup ini terlalu sayang jika hanya mengingat keburukannya"
(Bang Jack, dalam Para Pencari Tuhan 5)

#.Orang lain juga tak sesempurna seperti yang kita kira, sama seperti kita yang juga tak sempurna dimata mereka. Saling menghargai, kalau ada yang khilaf saling mengingatkan, kalau ada yang mengganjal dibicarakan, kita cari solusinya bersama-sama ^^
Semangat pagi kawan

Jangan Bersedih

| 0
..Dunia ini masih seluas yang kau impikan, tak perlu kau simpan luka itu sedalam yang kau rasa. Jalan hidup tak selamanya indah, ada suka ada duka, jalani semua yang kau rasakan, kita pasti bisa... ^^

.Edcoustic - Jangan Bersedih

Allah Menjawab

| 1
Bismillahirrahmaanirrahiim

Ingat sekitar 2 tahun yang lalu, karena takut tidak diterima waktu SNMPTN tulis akhirnya mencoba mendaftar dibeberapa PT atau ST. Setelah sukses ditolak oleh SNMPTN Undangan dengan pilihan PTN di Semarang dan Institut di Surabaya akhirnya memilih mencoba mendaftar di STIS dan STMultimedia di Jogjakarta. Sukses juga ditolak oleh STIS setelah tes tahap I, untuk yang di Jogja tinggal tes saja namun diurungkan karena beberapa hal padahal jalan sudah terbuka dan katanya ikatan Dinas. Dan hari ini Allah menjawab kembali dengan alasan yang lain mengapa tidak melanjutkan tes, mengapa tidak diterima di SNMPTN undangan, mengapa tidak diterima dipilihan 1 SNMPTN tulis dan mengapa saya ditempatkan dilingkungan saya saat ini dengan segala warna-warninya :')

#.Allah mengetahui yang terbaik bagi hamba-Nya dan skenario Allah akan indah pada waktunya. Ada yang langsung ditunjukkan ada pula yang diuji kesabaran hingga seseorang mengerti betapa sayangnya Allah padanya... ^^ 
Afwan jika kurang berkenan