Bersama Sheila Book Fiction

| 10
Assalamu'alaykum...
Ga terasa 1 bulan telah kita lewati bersama indahnya bulan ramadhan. Malam ini gema takbir berkumandang dibeberapa dan mayoritas di penjuru Indonesia khususnya. Vheytha dan keluarga meminta maaf apabila ada salah kata selama ini, ada tingkah laku mungkin yang tidak berkenan dan buat para blogger yang merasa tersakiti dengan komentarnya vheytha.

Nah, sore ini aku mau ngajak sahabat semua buat ikutan giveaway dari Sheila Book Fiction
Caranya cukup mudah kalian kunjungi saja disini ^_^


memakai buku Ubur - Ubur Kabur by Devania Annesya ^_^


Minal Aidzin Wal Faidzin Mohon Maaf Lahir dan Batin
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H (Bagi yang merayakan)


Jangan lupa ikutan giveaway dari Sheila Book Fiction atau  Sheila bagi - bagi buku gratis ^_^ Wassalamu'alaykum...
===================================================================================
Ngawi, 29 Agustus 2011

©



Kita Menang

| 21

Assalamu'alaykum...
Bismillahirrahmanirrahim...

Kontes SEO http://www.blogger-ind0.blogspot.com
Fajar kemenangan akan segera hadir
Terlalu indah tuk pergi
Terlalu dini tuk disesali

Ada yang menangisi
Ada pula yang menjadikannya inspirasi 

gambar dari sini

Kemenangan didepan mata
Siapkah anda?
Apakah kita menyia - nyiakan waktu yang ada?

Baru.. baru kemarin kita menyambut
namun, esok hari ia akan berakhir...
Semoga nanti kita bertemu lagi dengannya


Maafkan khilaf kata
Tingkah laku dan sikap yang tak berkenan
Selama ini
Semoga kita kembali menjadi insan yang fitri




Meski jemari ini tak mampu merengkuh
Raga belum bisa bertemu namun
Ingin kuucap
Minal Aidzin Wal Faidzin 
Mohon maaf lahir dan batin...
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H ^_^
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Bagi kalian yang ingin mengikuti lomba puisi lebaran kunjungi aja http://blogger-ind0.blogspot.com
Wassalamu'alaykum...

===================================================================================
Ngawi, 28 Agustus 2011

©



(GoVlog-Ramadhan) MAS POS

| 16
Assalamu’alaykum……….

Tanggal 5 Agustus 2011 disekitar pukul 11.00 WIB handphone mungilku berteriak “Ada cinta yang kurasakan….” Yips lagunya smash *sms diterima* yang ngasih tau kalo aku dapet paket dari mbak Annesya dan secepatnya disuruh ngambil di kantor POS Karangjati. Waktu itu hari jum’at jadi aku putuskan pacarku  untuk mengambilnya setelah sholat jum’at.

Jarum jam imut yang menempel didinding kaya cicak menunjukkan pukul 13.00 WIB sontak aku pancal starter motorku lalu brumm....brum… sampai deh dimini market *lhoh* soalnya mau belanja dulu ^_^ setelah itu langsung aku ke kantor pos tapi ternyata… masih tutup huhuhu.. Pak pos ‘e  gimana thoh… terus aku sms...

“Maaf pak kantor posnya buka jam berapa?”

SMS DIKIRIM………….
SMS DITERIMA…………….
SMS DIBALAS……………….

“Bentar lagi, jam setengah 2”

Lalu aku lihat layar HP’q yang menunjukkan pukul 13.34 WIB, ni jamku yang salah atau  jam nya pak pos yang salah ya? Aku tengok HP’nya adikku jamnya ternyata sama *owh..berarti jamnya pak pos ga beres tu perlu direparasi..hohoho

Setelah sekitar setengah jam menunggu yang membosankan aku pun sms lagi
“Maaf pak kok kantor posnya belum buka juga”

Tapi ga ada balasan. Terus aku tanya ibu – ibu yang lewat

“Maaf buk, nderek tangklet kantor pos niku bikak jam pinten nggih?”  (red:maaf bu, mau tanya kantor pos itu buka jam berapa ya?)

“ora bukak dek nek bar jum’atan” (red:Tidak buka dek kalau habis jum’atan)

Dengan senyum – senyum malu aku bilang

“owh..nggih mpun buk nek ngoten, tapi kulo mpun disms tirose diken mendet paket” (red:owh.. ya sudah bu kalau gitu, tapi saya sudah di sms katanya disuruh ngambil paket)

Lalu si ibu menjawab dengan menenangkan

“ owh..ngono tho dek nek njupuk paket emang iso, ayo leren neng kursi kono lho” (red: owh..gitu tha dek kalau ngambil paket emang bisa, ayo istirahat dikursi sana lho)

Memang saat itu aku berapa dibarat kantor pos tepatnya disamping makam. Bukan tanpa alasan soalnya tempate rindang buat berteduh. Istirahat dulu deh walaupun disamping makam.. adem.. semwriwing….

tempat menunggu di jum'at itu

Setelah ditunggu lama yang ditunggu tidak merasa akhirnya si adikku ngajak pulang tapi aku ga mau soalnya rugi waktu besok kembali lagi dan kupaksa adikku buat nunggu juga. Nah, sekitar jam 16.00 WIB ada orang berpakaian kuning dengan motor yang biasa dipakai pak pos datang dan tidak salah lagi itu dia yang ditunggu *akhirnya datang juga*

Langsung dah aku masuk ke kantor pos itu bersama dengan mas – mas yang juga nunggu buat ngambil paket. Sesampainya didalam kantor aku dicuekin. Huft… Yang diambilin paketnya Cuma mas – mas itu dan aku disuruh duduk. Disuruh ngapaian ya? *tuing tuing mikir* ternyata oh ternyata

“Owh mbak ini tha yang namanya vita” Kata mas pos itu *soale masih muda tak patut dipanggil pak*

“Iya mas, ada apa tha? Mana mas paketanku” Jawabku

“Bentar, ini apa tha dek kok kecil” Mas posnya penasaran

“Hadiah mas, cepet tha mas” Ga sabar aku pengen buka paketnya

“Iya iya dek sabar, lain kali kasih no hp lagi ya biar ga nyasar ndek kantor pos” Saran dari mas pos

“Iya mas udah nu, mana paketnya?” Lebih dari ga sabar

Lalu mas pos tadi ngasihkan paketnya. Alhamdulillah pikirku ayo pulang..yeyeye
Tapi…

“Lhoh mbak kok cepet – cepet kenalan dulu” whats…kenalan? Ga penting tha langsung aja dia nyodorin tangannya. Yak arena aku pengen menghargai kusambut jabat tangannya. Agak lama ga dilepas akhir’e tak lepas lemnya biar ga lengket. Emangnya kertas di lem. Inget vhe bulan puasa

Baru aja sedetik lepas tangan si mas pos itu tanya lagi

“Kuliah ndek mana dek?” Tanya mas pos

“Malang mas” Jawabku singkat

“Lhoh aku juga lulusan Malang lhoh dek, ndek ndi kuliah’e?”

“UB mas, napa mas?”

“Aku UNISMA dek ndek elektro”  *hello mas'nya saya tidak tanya kuliahnya*

Glodaks kalau diterusin ga bakal selesai nih nanti. Akhirnya dengan sangat terpaksa kukatakan 

“Ya uwis mas tak pulang sik yo” (red: Ya udah mas tak pulang dulu ya)

“Napa tho dek ndek kene disik tha” (red: Kenapa tha dek disini dulu tha) Pinta mas pos dengan wajah yang begitulah -_-”

“Wis sore mas, Assalamu’alaykum” (red: Udah sore mas, Assalamu’alaykum)

Kuakhiri dengan salam percakapan konyol pada sore itu dan ini kali pertama ketemu sama tukang pos yang mas – mas dan banyak tanya hal – hal yang tidak semestinya ditanyakan oleh tukang pos.

Good bye Mas Pos ^_^





Wassalamu’alaykum….

===================================================================================
Ngawi, 27 Agustus 2011

©



Mungkin Ini Sekali Seumur Hidup II (Part 2 - End )

| 13
Assalamu'alaykum...

Hai sahabat, gimana puasanya? Gimana Ibadahnya? Jawab dihati masing - masing ya... ^_^
Kali ini mau nglunasin janji setelah membeberkan cerita di Bumi AREMA tercinta mulai dari Selamat Datang di Bumi AREMA, Warga Malang dan SMS MisteriusShocking MorningMungkin ini Sekali Seumur Hidup I (Part 1 )Mungkin Ini Sekali Seumur Hidup I (Part 2- End) dan yang terakhir aku ceritakan adalah Mungkin Ini Sekali Seumur Hidup II (Part 1 ), inilah saatnya aku melengkapinya dengan Mungkin Ini Sekali Seumur Hidup II (Part 2- End).

Setelah mengira bahwa dikasih makanan sebagai oleh - oleh itu "the end" kami harus menerima kenyataan bahwasanya itu bukan yang terakhir. Meski jadwal memberitahukan bahwa jam 15.00 WIB pulang ternyata "TIDAK". Kami Dibariskan menurut Jurusan dan aku bergabung dengan jurusanku, WRE atau biasa di sapa Teknik Pengairan. Setelah dibariskan kami dibawa kesuatu tempat, tepatnya dibawah pohon yang lumayan rindang bagi yang bisa berteduh disebelah utaranya SaKri (jika aku tak buta arah).

Disana kami hanya dikasih tau tentang pengumuman PK2 Jurusan Teknik Pengairan. Mental kami sudah mulai di tes kala itu. Ritual "Badan Tegak Kepala Tunduk, Jangan lirak - lirik, Fokus dek" dimulai juga saat itu. Huft.. capek kataku. Memang saat itu aku benar - benar tidak tau apa tujuannya. Dan yang pasti hanya ada satu kata "CAPEK" seperti itu terus. Terlalu awam aku memahami semua ini, aku masih terlalu baru dalam hal ini. Ya sudah yang bisa aku lakukan "Turuti saja selama tidak melanggar syariat"

Kegiatan sore itu berakhir dengan diantarkannya kami para MaBa WRE didekat gerbang SaKri. Alhamdulillah 17 Agustus kali ini berakhir walau sedikit melelahkan namun semangat kami tetap membara ^_^ . Apapun yang terjadi tetap kami harus semangat. Membuktikan kita para generasi muda adalah agen perubahan. Dan yang masih menjadi PR dalam angan saya "apa maksud ritual diatas?" Entah kapan akan terjawab.


Keesokan harinya 18, 19, 20 Agustus aku tetap dalam rutinitasku berangkat pagi menyusuri jalan yang masih gelap namun sudah nampak kehidupan berlalu lalang. 3 hari tersebut aku mengikuti PK2 Jurusan. Yah, sebagai anak teknik yang terkenal disiplin, kamipun mulai dibekali hal itu. Sekiranya pukul 06.00 lebih namun tak sampai jam 07.00 kami dibariskan. Semakin hari semakin pagi. Dan tetap masih sama dengan ritual kemarin "Badan Tegak Kepala Tunduk, Jangan lirak - lirik, Fokus dek". Jujur saja terlalu lambat jika harus berfikir sedalam itu. Pikiranku adalah kita disuruh gitu karena gadhul bashar. Atau istilah kasarnya "jangan memandang lawan jenis" Maklum saat itu kan masih puasa, kewajiban juga dong. Tapi kok kakaknya ga ya? Nah, mulai nih otak berbulet ria memikirkan hal sepele itu.


Tanggal 19 Agustus 2011, aku mulai tersadar. Ritual itu diajarkan kepada kami dengan tujuan nantinya kalau ngerjakan tugas ga capek karena nunduk terus. Ya, agak masuk akal sih menurutku tapi mungkin hal itu kurang etis didengar. Owy, disini kami juga dibekali materi tentang akademik (seputar KRS, KHS dll), seputar prospek lulusan, mata kuliah dan pastinya motivasi. Hal yang aku ingat dari pak Dwi (Kepala Jurusan Teknik Pengairan) "kalau puasa ga boleh bohong, habis puasa ga boleh nipu" bener kan? hehe


Nah, dihari terakhir untuk minggu ini aku dan teman - temanku berani menanyakan hal ini kepada alumni yang lagi ngisi materi kenapa kami disuruh nunduk Dan hasilnya simpel "history". History bukan berarti balas dendam. Kami akan merasakan manfaatnya nanti, mungkin bukan sekarang. Tapi, suatu saat nanti kami akan menyadarinya. Tak ada seorang kakak yang menjerumuskan adiknya, tak ada kegiatan yang tak ada manfaat dan hikmahnya. Mereka pasti memberikan yang terbaik bagi kami, bukan yang kami inginkan tapi yang kami butuhkan. Begitulah inti dari pencerahan dari kakak Alumni. 


Memang benar, setelah itu aku berusaha men-delete semua virus - virus yang mulai menyebar dalam pikiranku. Sedikit demi sedikit aku ubah karena aku sekarang bukan siswa lagi tapi mahasiswa. Yang bisa menentukan mana yang baik dan mana yang benar, yang tau mana yang harus dilakukan dan tidak berfikir kekanak - kanakan lagi. Dan akhirnya, aku bisa menjawab pertanyaan ritual itu. Jawabannya melatih kita berpikiran positif ^_^ Apa hubungannya? Ya ada kalau kita berpikir negatif kita ga akan bisa mengambil hikmahnya. Lha terus? Kalian mahasiswa, aku yakin kalian pasti mempunyai jawaban masing - masing ^_^


Dan perjuangan kami untuk menjadi keluarga teknik belum berakhir...........


SEMANGAT.............

Wassalamu'alaykum...

 ===================================================================================
Ngawi, 24 Agustus 2011
©






Nyanyian Mahasiswa

| 9
Assalamu'alaykum...
Akhirnya bisa ngeblog lagi setelah vakum beberapa hari.hehe... Ehm..dari judul diatas apa kalian tau apa maksudnya? Pernah ga dengar lagu totalitas perjuangan atau totalitas mahasiswa? Lagu diatas ternyata sebagai simbol nyanyian atau marsnya seluruh mahasiswa dibagian bumi Indonesia. Awalnya aku mengetahui waktu acara PK2 MU ekalavya 49 kemarin. Waktu itu presiden EM kami mengajak menyanyikan lagu tersebut dengan mengangkat tangan kanan keatas dan jari dikepalkan. Lalu kami menyanyikannya.. Rasanya gimana gitu menyanyikan lagu tersebut. Mars tersebut sebagai bentuk apresiasi kepada mahasiswa atas perjuangannya. Simfoni untuk negeri... Ada yang belum tau lagunya? Kalau yang belum silahkan disimak yang sudah, disimak lagi juga ga papa.hehe...

Kepada para mahasiswa
Yang merindukan kejayaan
Kepada rakyat yang kebingungan 
Dipersimpangan jalan

Kepada pewaris kehidupan
Yang telah menggoreskan
Sebuah catatan kebanggaan
Dilembar sejarah manusia

Wahai kalian yang rindu kemenangan 
Wahai kalian yang turun kejalan
Demi mempersembahkan jiwa dan raga
Untuk negeri tercinta

Aku baru mengetahui lagu ini ya dari kegiatan PK2 kemarin. Mungkin kalian para blogger yang sudah mahasiswa lebih tau tentang lagu ini. Bagi yang ingin mendownload bisa langsung ke 4shared dengan kata kunci totalitas mahasiswa atau totalitas perjuangan. 

HIDUP MAHASISWA... HIDUP RAKYAT INDONESIA...

Wassalamu'alaykum...

 ===================================================================================
Ngawi, 23 Agustus 2011
©





Seberapa Pantas Kau untuk Ku Nantikan, akhi?

| 9
Bismillahirrahmaanirrahiim..

Akhi..Penantian panjang untuk menunggu akan aku lewati hanya untukmu, meski seribu kebimbangan menghantuiku, meski ribuan keraguan menjelma atas janjimu.

Aku hanya takut, benarkah kau pantas untuk ku nanti?

Akhi..Ku sembunyikan hati ini untuk memilih menantimu karena ku tahu aku sangat mencintaimu. Namun bukan berarti cinta ini mampu membutakanku agar aku menerima ketikdak pastian.

Aku hanya tak tahu, benarkah kau pantas untuk ku nanti?

Akhi..Senyumku ini akan ku leburkan bersama dakwah bersama pendamping yang mampu menuntunku pada Illahi. Bagaimana aku sanggup untuk tahu bahwa kau adalah seorang yang tepat untukku, sedangkan kau sendiri pun tak tahu.

Berilah aku jawaban, benarkah kau pantas untuk ku nanti?

Akhi..Bersamamu ku sadari hati ini ingin menetap, hingga waktu memberiku jawaban bahwa kau adalah pemilik hati ini. Namun sadarilah, bila aku harus tetap menanti sedangkan kau pun tak tahu sampai kapan aku harus menanti, hati terus mengusik kesadaranku.

Maka pastikanlah jawabanmu, benarkah kau pantas ku nanti?

Bila kau memang pantas aku nantikan, ijinkan aku memintamu untuk segera meminang ku dalam kesendirian. Jangan biarkan aku dalam ragu, yakinkanlah hatiku.

Bila kau memang pantas aku nantikan, segera palingkan aku dalam kepahitan janji. Besegeralah datangi kedua orang tuaku, jangan kau terus biarkan aku menanti dengan alasan-alasan yang tak pernah aku mengerti.

Bila kau memang pantas aku nantikan, biarkan cinta yang ada di hatimu tersimpan rapat sebelum kau halalkan aku. Jangan kau impikan aku dengan cintamu.

***

Harapan yang diberikan kadang memang lebih besar daripada apa yang mampu dijalani, apalagi bila kekasih hati pujaan jiwa yang memberikan. Atas nama cinta, seribu tahun pun mau menanti asal bisa dimiliki sang kekasih.

Aduh ukhti..sadarilah, sudah beberapa kali saya membuat sebuah torehan tentang mirisnya hati ini bila masih ada seorang muslimah yang mau menanggung ketidakpastian. Semua hanya atas dasar cinta bersulam janji.

Baru diberi SmS rayuan, chat gombal, pesan yang melayang-layangkan hati, kamu sudah mau meruntuhkan izzahmu, kehormatanmu yang kamu selalu gadang-gadangkan. Tapi dihadapan ikhwan genit yang suka mengobral janji, kamu sudah tertunduk mengangguk.

Ukhti fillah, jagalah hatimu karena syetan selalu mengintai hidupmu. Bukankah saya sudah sering torehkan dalam tulisan sebelumnya, bila memang ada seorang ikhwan yang serius padamu, dia tidak akan mampu mengumbar cintanya padamu. Justru dia akan menjaga cintanya dan cintamu sampai kamu halal baginya.

Kalaupun ikhwan itu belum sanggup meminangmu, dia tidak akan mengobral janji-janji yang membuatmu terhanyut. Yakinlah ukhti, Allah Azza Wa Jalla tak akan membiarkanmu dalam kesendirian, jadi sadarilah, dia akan datang di saat yang tepat untukmu.

Namun sebelum dia datang dan pada akhirnya kamu tautkan cinta dan pengabdianmu padanya, jagalah hatimu untuknya agar dia menjaga hatinya untukmu. Jagalah kehormatanmu agar dia pun menjaga kehormatannya sampai kalian dipertemukan kelak. Insyaallah dalam naungan yang bernama pernikahan.

Wallahu a’lam bish shawwab.

Mungkin Ini Sekali Seumur Hidup II (Part 1)

| 5
Assalamu'alaykum....
Setelah membaca cerita ini dan kelanjutannya ini, kali ini aku akan bagikan cerita selanjutnya ^_^
Dipagi buta sekitar pukul 05.30 WIM semua penghuni kost “BROMO” meninggalkan peraduannya. Menapaki jalan aspal yang begitu rame walau hari masih terlampau gelap. Rabu, 17 Agustus 2011 tepat dengan ulang tahun Bangsa kita Bangsa Indonesia. Selamat ulang tahun Negeriku tercinta, semoga kemerdekaan itu pun kembali ada. Semangat 45 akan selalu ada.

Aku dan kawan – kawanku hari ini mengikuti PK2 Fakultas MaBa UB. Ini lebih spesifik dibanding PK2 Universitas. Tujuannya mengenalkan Fakultas masing – masing. Aku menuju Samantha Krida dimana para wajah – wajah teknik ada. Disana ternyata sudah berbaris rapi meski acara belum dimulai. Disitu aku mendapatkan teman baru. Yaitu teman dari Sistem Informasi bernama Iim dan dari teknik arsitektur bernama Fathimah atau biasa dipanggil Ima.

Setelah menunggu lumayan lama sampai kaki gemeteran tak kuat berdiri kamipun masuk kedalam ruangan SaKri. Sekitar 1900 mahasiswa teknik berkumpul disana. Ada yang kusuka, yaitu suara kresek atau kantong plastik yang ketika bersama – sama seperti suara gemercik air. Acara kali ini sangat berbeda dengan PK2 Universitas. Dalam PK2 Fakultas ini lebih sederhana bahkan bisa dibilang sangat biasa.Namun, tak kalah ramainya dengan PK2 Universitas.

Kegiatan saat itu diawali dengan pembukaan dan langsung digabung dengan Dekan dan segenap jajarannya memperkenalkan diri. Bapak Harnend selaku Dekan Teknik saat itu pula membuka kegiatan PK2 Fakultas. Setelah itu acara dilanjut materi tentang akademik, administrasi dan PK2.

Pelajaran yang dapat diambil dari ketiga materi tersebut diantaranya adalah tentang bagaimana sih lulusan yang baik itu( market friendly)? Diantaranya (menurut survey UICA) :

Attitude : Sikap mental 38%
Work Experience : Pengalaman 27%
Knowledge : IPK 23%
Quality of scholl : alumni mana? 12 %

Nah, hal itu bias dicapai asal ada niat, serius dan tunjukkan eksistensi. Acara selanjutnya adalah perkenalan dari BEM Fakultas Teknik dan Himpunan Mahasiswa. Disini disimpulkan  “HIDUP SENDIRI=MATI” (BEM TEKNIK ’11) . Sebab kita adalah satu keluarga dan kekeluargaan itu harus selalu dijaga, apalagi anak teknik dikenal dengan kekeluargaannya yang sangat erat.

Pada waktu Isho atau istirahat sholat kami  diserahkan kepada panitia mahasiswa. Haduh…

“Prok..prok..prok..” suara sepatu itu sangat menakutkan apalagi setelah satu persatu kakak angkatan berdiri didepan kami dengan tampang serius dan tak ada senyum. Aku jadi ingat salah satu perkataan kakak angkatan “SENYUM AJA TIDAK BOLEH APALAGI MENYAPA”. Sekarang, aku mengalaminya.

Kakak angkatan tersebut berdiri disamping barisan kami. Sekitar 50an kakak lebih disini. Sungguh menyeramkan kalau kami boleh jujur. Dan ada suara dari tengah barisan yang berasal dari perwakilan kakak angkatan :

“Ini baru awal dari kalian, masih ada kegiatan selanjutnya baik dari fakultas maupun universitas”

Dari kata itu aku sudah merinding, karena ospek kami tidak hanya berhenti disini. Apalagi ditambah perkataan :

“Disamping kalian ini adalah keluarga besar Teknik Universitas Brawijaya. Kalian belum kami anggap sebagai  keluarga kami sebelum kalian menempuh probinmaba. Ingat, ini baru awal”

Deg..langsung serasa aliran darah ini berdesir dan detak jantungpun hilang. Mereka belum menganggap kami keluarganya? Kami hanya calon mahasiswa katanya? Sungguh, tidak enak dalam hati. Semua tertunduk lesu, tak ada yang mampu mengeluarkan sepatah kata. Lalu kami ditanya review materi hari ini dan mengakui kesalahan. Selain itu juga ditanya siapa yang mau jadi pemimpin. Beberapa diantara kami mengajukan diri. Setelah itu kamipun seperti biasa diberi oleh – oleh makanan. Kami mengira ini “the end” tapi ternyata TIDAK. 

Masih ada lagi.. Apa yang akan terjadi setelah ini? Tunggu Kelanjutan kisahnya ^_^

Wassalamu’alaykum...

 ===================================================================================
Malang, 17 Agustus 2011
©





Mungkin Ini Sekali Seumur Hidup I (Part 2-End)

| 0
 Assalamu’alaykum…

Setelah menyimak kegiatan PK2 yang aku ikuti kali ini aku akan melanjutkan dari cerita mungkin ini sekali seumur hidup I ( PART 1)

Acara demi acara berlangsung menyenangkan ditambah lagi dengan adanya salah satu professor yang memberikan materi tentang world class enterpreuner university. Dengan contoh seorang kakak bernama M.Jibril A. Ia adalah seorang mahasiswa kedokteran, ia calon dokter, ia mahasiswa berprestasi ketiga dikampus dan ia seorang presiden BEM fakultas kedokteran.

Kegiatan PK2 ini juga diselingi doorprize maupun hiburan yang menarik yang dikemas dengan sangat luar biasa oleh panitia kampus. Disela itu kami tak lupa melaksanakan kewajiban kami sebagai muslim. Siang itu semarak dan animo para mahasiswa baru sangat besar. Mereka berantusias. Mereka semangat dan tak ada keluh kesah dari mereka.

Selanjutnya kami mengikuti motivation training dari kak Fery. Jiwaku tergugah. Aku lebih bersemangat. Dan hal itu membuka pikiranku. Semangat AREMA yang ditularkan kepada kami, mahasiswa baru sangat mengena. Kak Fery menceritakan sejarah AREMA dimana AREMA terpuruk waktu lampau namun sekarang mereka jaya. Selain itu kami disuguhi dengan video – video yang dapat memotivasi kami. Tak kalah seru GOR  Pertamina Universitas Brawijaya kembali hidup. Seperti ombak ketika semua mahasiswa baru menyorakkan semangatnya. Indah dan fantastis. Super sekali…. Terlihat kami sangat bersemangat. Namun, suasana itu berubah haru ketika ada seorang MaBa yang bercerita perjungannya ketika ingin masuk PTN. Ia berasal dari keluarga yang kurang mampu dari segi ekonomi namun semangatnya, keinginannya tidak menjadi penghalang. Bahkan saat ini ia bias berkuliah seperti anak lain.
Diakhir acara para panitia berkumpul memberikan salam hangat untuk kami, MaBa. Sekaligus mereka meminta maaf atas kesalahan yang terjadi. Kami menyatu menjadi satu kesatuan yang tak terpisahkan. Kami menyatu tak ubahnya daratan dan lautan. Dan akhirnya kami tertawa bersama, kami bernyanyi bersama, bersorak bersama membawa satu nama, BRAWIJAYA.

Acara PK2 Universitas pun selesai dengan adanya pembagian makanan untuk kami. Alhamdulillah.. Namun, ada beberapa pesan yang dapat aku bagikan kepada teman – teman semua diantaranya :

“Mahasiswa ialah ABCD. Aktivis, Berprestasi, Claumade dan tak lupa Doa” -  Kak M.Jibril 

“Everything is possible when you open your mind” – Video Film Limitless

“Mahasiswa sejati bukan mahasiswa kupu – kupu (kuliah pulang – kuliah pulang )” – Mahasiswa Berprestasi UB  II

“ Berikan senyum terbaikmu kepada mereka (Orang Tuamu) – Kak Fery (Motivator)

“ Kalau tidak datang kita, ditangan siapa lagi Bangsa ini akan dipegang?” – Kak Arief

HIDUP MAHASISWA………. HIDUP RAKYAT INDONESIA………

Wassalamu’alaykum….


 ===================================================================================
Malang, 17 Agustus 2011
©





Mungkin Ini Sekali Seumur Hidup I (Part 1)

| 0
Assalamu’alaykum…
Selasa, 16 Agustus 2011. Pukul 04.15 WIM di kost “BROMO” sudah ramai dan berdandan unik. Karena yang mendapat jadwal hari ini akan mengikuti PK2 Universitas MABA UB. Ya, hari ini dimana aku dan kawan – kawan seperjuanganku akan mengikuti OSPEK Universitas. Dengan pakaian putih – putih (seperti paskibra) dan almamater tercinta, berkalungkan nametag (tanda pengenal) dan beralaskan sepatu hitam dengan menggendong tas hitam polos kami berjalan kaki menuju gerbang utama di jalan Veteran, Malang. Kali ini aku dan kawan – kawanku berkumpul dilapangan depan rektorat untuk mengikuti upacara pembukaan.

Sesampainya dilapangan, suara dari kakak tingkat menggelegar  “Cepat dik” . Suara itu yang terus terdengar seakan aku ingin berteriak “ HEMATLAH SUARAMU KAK”. Namun, akhirnya sekitar 6500 mahasiswa/i dihari kedua ini terkumpul dan melaksanakan upacara. Seperti biasa susunan upacaranya sambutan, pembukaan dan acara lainnya. Setelah itu kami dibagi menjadi 2 kelompok lagi. Kami menuju keraton. Aku menuju ke GOR PERTAMINA, dan kelompok satunya di Samantha Krida. Aku dan teman – teman senasib seperjuanganku bergegas menuju GOR sebab kami tidak ingin ada kakak yang bilang “Cepat dik” lagi namun salah. Ada kakak yang bilang itu lagi dan kamipun lari namun ketika kami lari ada seorang kakak yang berparas ganteng tersenyum dan bilang kepada kami “ ga usah lari dek, jalan cepat aja”. Glodaks.. sedikit  berkurang beban. Alhamdulillah…

Sesampainya di GOR aku berada di tribun. Namun, ada pula yang dilapangan bawah. Acara PK2 Universitas ini tergolong mewah. Acara diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al Qur’an. Kemudian, segenap Rektor dan Dekan serta para anggotanya memasuki GOR dengan iringan 5 penari cantik yang melenggokkan tari khas Malang. Tari Topeng. Sebuah tari yang dipersembahkan untuk tamu agung. Kami dianggap tamu special karena kami adalah generasi masa depan. Calon Pemimpin Bangsa Indonesia. Amiin….

Lalu, acara berlanjut dengan perkenalan EM, DPM, BEM dan para petinggi dari mahasiswa UB. Hadir pula Presiden EM kak Arief. Seorang pria berperawakan tegap, tinggi, kharismatik dan berwibawa, mempunyai IP yang sampai  semester 5 tidak pernah dibawah 3,5 tentunya juga dengan rangkaian  kata yang mampu memikat setiap orang yang mendengarnya. Ya, termasuk aku yang terpikat kata – kata motivasinya. Selain itu ada pula mahasiswa yang tak kalah prestasinya ikut andil dalam memotivasi kami para mahasiswa baru. Beberapa kata terakhir dalam sambutannya “ APABILA DALAM PK2 INI ADA YANG MERASA TERSAKITI SECARA FISIK, LAPORKAN KEPADA KAMI DAN KAMI AKAN LANGSUNG MENINDAKNYA”

Semuapun bertepuk tangan atas ucapan itu.  Apa yang terjadi selanjutnya? Tunggu kelanjutannya
Wassalamu’alaykum…. ^_^
===================================================================================
Malang, 16 Agustus 2011 
©






Shocking Morning

| 0
Assalamu’alaykum…
Senin pagi, 15 Agustus 2011. 2 hari menjelang peringatan kemerdekaan Indonesia, semarak PK2 MABA UB (Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru Universitas Brawijaya) atau yang biasa disebut OSPEK sangat tinggi. Animo mereka para penghuni kost “BROMO” bagaikan letupan api yang tak pernah padam. Hari itu ada sebagian dari anggota kost yang dapat jadwal upacara. Namun, walaupun demikian para anggota lain juga ikut serta merasakan dag-dig-dug para mahasiswa baru tersebuta. Sejaksahur usai, mereka semua bergegas mandi dan bersiap – siap. Ada yang masih jahit rok, ada yang masih mengerjakan tugas yang kurang, ada yang belum pasang pita dan kegiatan tak terduga lainnya. Namun, akhirnya hal tersebut teratasi sampai akhirnya mereka berangkat ke kampus. Berbalik arah melihat para penghuni kost yang tidak mendapat jadwal hari ini termasuk aku, tugasnya adalah bersih – bersih. Seperti biasa kulakukan kewajiban tersebut. 

Ketika itu sekitar pukul 06.02 WIB aku masih membersihkan tempat ssepatu dan sandal namun terdengar suara “bruk” dari arah depan kost. Tanpa piker panjang akupun lantas keluar kebalkon dan memastika semuanya baik – baik saja. Bukan pemandangan pagi yang indah ditengah lalu lalang kendaraan dikota Malang yang aku lihat namun seorang wanita sebaya denganku tengkurap ditengah jalan. Antrian panjang mobilpun membuatku semakin ingin turun. Lalu kukabarkan kepada para sahabatku yang saat itu juga melaksanakan rutinitas. Setelah benar – benar yakin, aku, Inggil dan Nita sahabatku turun kelantai dasar. Bukan hal mudah lari ditangga, salah melangkahkan kaki nyawa taruhannya. 

Setelah sampai dilantai bawah dan melihat kenyataan bahwa sebenarnya ada kecelakaan aku dan kedua sahabatku menghampiri korban tersebut. Alhamdulillah hanya luka ringan namun perlu penanganan secara cepat. Sayang, aku tak punya peralatan P3K namun ada majikan dari yang luka itu datang dan segera membawanya kerumah. Seorang ibu dan anak yang mengendarai motor tersebut sedang akan ber angkat ke tempat kerjanya namun didaerah Sumbersari tepatnya didepan kostku ada seorang mahasiswi yang akan berangkat ospek menyebrang dan tidak dapat dihindari rem cepat namun tidak sampai akhirnya ibu dan anak tersebut jatuh dan luka. Alhamdulillah si mahasiswi tersebut tidak ada apa – apa.

Untuk teman – teman blogger semua ayo tertib dijalan raya, jika akan menyebrang ingat tengok kanan – kiri, sebisa mungkin di tempat penyebarangan,  tunggu sampai keadaan memungkinkan baru menyebrang. Jangan tergesa – gesa karena lagi – lagi nyawa taruhannya. Begitu pula dengan pengguna jalan berhati – hatilah, hormatilah pengguna jalan lain. Jangan seolah – olah jalan tersebut adalah jalan nenek moyang kalian. Kita dijalan raya saling membutuhkan, saling pengertian dan menghormati agar tercipta kondisi yang baik dan aman. Modal menghargai, nyawa aman. Be carefull ^_^

Wassalamu’alaykum……..
===================================================================================
Malang, 16 Agustus 2011
 ©