Untukmu

| 0
Bismillahirrahmaanirrahiim

Bukan karena aku tak sabar, hanya takut perasaan ini tercemar. Hanya menanti kabar, semoga segera diridhoi berikrar.

Tentukan lagi batas waktu, agar aku tak salah menantimu. Jika kau tak kunjung sadar, sudahlah aku pasrah, semoga Allah tak mengambil rasa ini hinga akhirnya pudar.

Semoga selalu dalam limpahan rahmat dan lindungan Allah....




**

Puri Fikriyyah, 30 September 2015
Vita Ayu Kusuma Dewi
posted from Bloggeroid

Salah Jurusan, Lanjutkan!

| 2
Bismillahirrahmaanirrahiim
Masih ngerasa salah jurusan? Please jangan galau, saya pernah kok. Harusnya dulu jadi anak FK, tapi akhirnya kepleset ke jalur yang indah, di Fakultas Teknik (Kedokteran Air).

Kalau kamu ngerasa salah jurusan, bersyukurlah, in syaa Allah kejutan indah Allah akan menunggumu. Kamu tinggal pilih, MENJALANI apa yang kamu cintai, atau MENCINTAI apa yang kamu jalani.

Susah? Iya memang, saya butuh beberapa tahun buat mencintai apa yang saya jalani. Kenapa saya memilih jalan itu? Saya ga mau usaha saya sia-sia karena yang pengen jadi mahasiswa FT UB juga banyak, disisi lain saya yakin Allah ga akan salah ngasih jalan buat hamba-Nya. So, yang ngerasa salah jurusan, jangan sampai ga dapet apa-apa dengan TIDAK BERSUNGGUH-SUNGGUH menuntut ilmu. Kalau ngerasa sudah tidak kuat, mendingan berhenti dan cari apa yang kamu cintai.

Pilihan yang sulit memang, tapi yang perlu diyakinkan, sesungguhnya kita ga lagi salah jurusan kok, hanya kadang kita belum mengerti bahwa Allah bukan hanya ngasih keinginan kita, tapi kebutuhan.

Ohya, satu lagi, jangan jadikan parameter orang lain adalah satu-satunya parametermu. Tetapkan parametermu sesuai passion dan kemampuanmu. Kamu dan Allah lebih tahu tentang dirimu, jadi jangan mendzolimi diri sendiri.

Jangan lupa selalu berdoa dan tawakalkan semua yang telah kita lakukan kepada Allah semata. Semoga kita menjadi manusia yang bersyukur atas segala yang kita miliki dan jalani ya.

Saling mendukung dan mendoakan yang terbaik menurut Allah ^^

Thanks big family WRE FT UB dan semua yang menjadi perantara menguatkan saya. Semoga selalu dalam limpahan rahmat Allah :)

*Buat yang sering curhat salah jurusan, semoga dilimpahi kesabaran berjuang dan keberhasilan kedepannya. Kamu bisa kok! Tenang, ada Allah bersamamu.

***
Puri Fikriyyah, 29 September 2015
Vita Ayu Kusuma Dewi



posted from Bloggeroid

Allah Tahu Kita Mampu

| 0
Bismillahirrahmaanirrahiim
Aku selalu yakin bahwa apa yang diberikan Allah adalah yang terbaik untukku.

Dari tadi pagi terkapar di kamar, berdiri kaki masih sakit, ditambah agenda demam dan pusing :'( Ya Allah berasa mau menyerah lagi, disisi lain tugas menumpuk dan harus pergi ke warnet (sebab paket data terlalu lelet).



Alhamdulillah Allah masih beri ku kekuatan buat berdiri, awal masih sakit tapi lama kelamaan Allah hilangkan sakit itu. Memang benar, Allah tak akan membebani seseorang melebihi kesanggupannya.



Sore akhirnya naik angkot buat ke warnet, jujur kaki udah nyeri abis :'( dan berhasil mendownload banyak file untuk tugas. Tapi ternyata sampai kos, filenya hilang lenyap entah terbawa virus atau kemana. Allah...kuatkan aku.



Dan sekarang antara bingung keluar ke warnet lagi atau bagaimana, :'( Semoga hasil tugasnya baik ya, masih berusaha thethering dari HP.


Ya Allah, adakah yang salah denganku? T_T

***

Puri Fikriyyah, 27 September 2015
Yang sedang menuntut ilmu, ve

posted from Bloggeroid

Alhamdulillah masih Bernafas

| 0
Bismillahirrahmaanirrahiim
Idul Adha menitikan kenangan tersendiri buatku. Bus yang harusnya 18 jam ke Ngawi jadi 24 jam karena rusak mesin di Cikarang. Serta tinggal 1km dari rumah badan monting dan akhirnya jatuh kekanan. Babras tangan dan kaki, dan kepala sih sebenarnya.


Entah aku kurang fokus atau bagaimana ceritanya kejadian itu berlangsung cepat. Di TKP cuma merasa sakit di kepala setelah sampai rumah ternyata tangan, jari, betis, mata kaki juga.



Alhamdulillahnya masih bisa jalan meski tertatih. Ya setidaknya Allah masih memberikanku kesempatan hidup. Terima kasih ya Allah.



Ini pengalaman pulkam paling berkesan sepanjang merantau. Semoga esok selalu dalam lindungan Allah.


***


Sangiran, peralihan 25 ke 26 September 2015

Vita Ayu Kusuma Dewi
posted from Bloggeroid

Rindu Bertaruh Jarak

| 0
Bismillahirrahmaanirrahiim
21.36 WIB, Alhamdulillah akhirnya bus pengganti datang setelah 5 jam terlantar di Tol Cikarang.

Hari ini aku belajar bahwa kerinduan itu harus diperjuangkan. Aku dan beberapa penumpang yang tidak dapat tiket kereta akhirnya mengandalkan Bus sebagai alternatif.



Estimasi awal dari Bogor jam 12 siang, jam 6 harusnya sudah sampai Ngawi. Tapi apa daya manusia hanya bisa merencanakan dan berdoa. Bus kami mengalami kerusakan mesin di Tol.



Satu jam pertama aman, no complain, mendekati jam ketiga keempat kelima, mulailah memuncak karena bus tak kunjung bisa diperbaiki. Ada yang pupus harapannya tidak ikut sholat idul adha, ada cucu yang telah menanti pertemuan dengan kakeknya di Gontor, ada keluarga yang telah menanti saudaranya, dan tentu saja aku yang rindu karena sebelum berangkat ke Bogor tak bisa meluangkan waktu.


Ya, ditengah apapun yang terjadi malam ini.....

"Diantara jarak yang terbentang, ada kerinduan yang terpendam, dan pertemuan adalah harapan yang harus direalisasikan" (Vita, 2015)
***
Tol Cikarang, 23 September 2015
Vita Ayu Kusuma Dewi
posted from Bloggeroid

Awas Akun Vita yang Bukan Saya

| 0
Bismillahirrahmaanirrahiim
Assalamu'alaykum sahabat yang sering mampir ke rumah kedua saya, terima kasih atas kesediaannya singgah.


Waktu kuliah saya dan rekan saya bertukar alamat facebook. Sebenarnya sangat jarang membuka facebook dan pengen banget buat menghapus akun, tapi sayangnya banyak teman LN terutama saat berada di Jepang yang komunikasinya via FB jadi saya pertahankan.



Dulu nama FB saya Rescue Iffah, untuk memudahkan pencarian, saya gunakan nama asli saya Vita Ayu Kusuma Dewi. Saat teman saya men-search "Vita Ayu Kusuma Dewi", muncul banyak sekali akun atas nama saya. Jujur saya shock, kaget, sebab foto-foto profilnya (maaf) vulgar.



Akhirnya karena saya penasaran, saya cari nama yang sama di semua akun, termasuk you tube. Pun hal yang sama saya temukan. Ada beberapa akun yang namanya Vita Ayu Kusuma Dewi.



Husnudzon saya, okelah nama Vita Ayu Kusuma Dewi di Dunia ini banyak, tapi yang saya sayangkan nama serupa tersebut profilnya tidak patut menurut saya.



Untuk itu saya hanya ingin mengingatkan akun Vita Ayu Kusuma Dewi yang asli saya adalah



Youtube : https://www.youtube.com/user/rescueiffah (Foto profilnya satu grup dipinggir pantai)



Semoga nama Vita Ayu Kusuma Dewi tidak disalah gunakan. Jangan percaya akun yang mengatasnamakan saya, akan ada pemberitahuan khusus jika memang saya mengirimkan pesan ataupun lainnya. Terima kasih


Wassalamu'alaykum Wr.Wb
***

Dalam perjalanan dari Bogor, 23 September 2015


Vita Ayu Kusuma Dewi


posted from Bloggeroid

Inspirasi Ibu Kucing

| 0
Bismillahirrahmaanirrahiim
Disela makan pagi sambil menghadap laptop, tiba-tiba hp bergetar pemberitahuan chat dari salah satu grup. Biasa, jarkoman ukhuwah. Entah apa yang terjadi, saya langsung menitikan air mata, tidak langsung habis bahkan saat mengetik tulisan ini. :'( Miss you so bad mommy, daddy.

Ponorogo, 1 September 2015





Mungkin kisah ini bisa jadi renungan


Seekor ibu kucing yang tertabrak, kepalanya retak kakinya pun patah, tapi ia masih berusaha mendatangi anaknya yang sedang menunggunya pulang membawa sedikit makanan, ia berjalan jauh dengan keadaan sekarat terseok2 sambil mengingat anak2nya, ketika sampai lalu ia pun terkapar tak berdaya sedang anak2nya yang masih kecil & belum mengerti mendekati ibunya lalu menyusu kepada induknya yg sudah tak bernyawa..

Untukmu, Duhai bunga yang tak pernah layu..
Untukmu yang telah mengusap air mataku..
Untukmu yang telah membasuh kotoranku..
Yang telah menyuapkan makan dan minum dengan tanganmu ke mulutku..
Untukmu yang menjadikan haribaan sebagai ketenangan bagiku..
Betapa letihnya engkau ibu…

Ya Umma..

Wahai ibu…

Pintu mana lagi yg bisa terbuka untukku jika seandainya pintumu telah tertutup ?

Wahai ibu..

Siapa pula yang dapat mendekatkan dirinya kepadaku jika seandainya selain engkau..

Wahai ibu..

Siapa pula yang akan menyayangiku jika seandainya engkau telah murka kepadaku?

Jika engkau kehilangan ibumu..
kehilangan ayahmu..

Bisakah engkau mendapatkan gantinya?

Kemanakah engkau mencari gantinya?

Perjuangan seorang ibu terhadap anaknya.. tak akan pernah terbayarkan..

diteruskan dari:
@alinalaina

posted from Bloggeroid