Keluarga Advo & Tender Seumur Hidup

| 0
Bismillahirrahmaanirrahiim
Lama juga ga ngumpul sama keluarga ini, keluarga Advo '13. Dulu kalau ngumpul kebanyakan rapat, walaupun banyak juga yang jalan bareng. Hehe.. Alhamdulillah tadi malam dapat bersilaturahim kembali bersama Pak Menteri, Bu SekMen, dan anak-anaknya. Seneng banget bisa jalan lagi sama mereka, apalagi tadi malam bahasannya ga cuma satu atau dua bahasan. Banyak banget, mulai tender seumur hidupnya Pak Men sampai kapan bakar ban lagi buat Bayu. :D

Senengnya banyak keluarga, silaturahim tiada henti. ^^ Semoga saat kita berjauhan tetap saling mendoakan satu sama lain kawan. Ditunggu kabar baik dan tanggalnya Pak Men, kita siap jadi panitia (asal ada seragamnya.hehe). Mbak Crystal semoga segera dapat yang tempat yang sesuai dengan harapan dan dilancarkan segala urusannya, Bayu dan Oktav semoga dapat membimbing anak-anaknya di Kementriannya, Mas 
 Eka dan Mbak  Norma semoga lancar penelitiannya dan dapat segera selesai, Annisa semoga kuliah dan praktikumnya lancar dan dapat hasil yang terbaik nantinya, Imad semoga lancar juga usahanya dan berkah rezekinya, dan anak Advo lainnya semoga selalu dimudahkan jalan rezekinya serta selalu dalam lindungan Allah SWT ^^
***

GANIZ, 31 Maret 2015 
Vita Ayu Kusuma Dewi

Tolong Hargai dan Klarifikasi Sebelum Berkomentar

| 0
Bismillahirrahmaanirrahiim
Semoga Allah mengampuni apa yang saya ucapkan dan apa yang telah saya pikirkan. Semoga ada jalan terang setelah ini, yang menyakiti akan segera dibalikkan hatinya untuk tidak menyakiti, untuk yang diganggu semoga kesabaran dan lindungan Allah selalu menyertainya.

Saya hanya ingin mengklarifikasi pendapat seseorang tentang postingan sebelum postingan ini. Tanpa tanya dahulu, asal menebak tapi terkesan memojokkan. Sampean tahu tata krama berkunjung ke rumah orang kan mas atau mbak? 

Postingan tersebut berawal dari pertemuan saya dengan sahabat saya di SMAKAR, saat melakukan penelitian. Kami membicarakan sahabat-sahabat terdahulu kami, dan tanpa sadar saya mendengar sebuah nama. Nama yang sudah lama saya kenal dan saya tahu track recordnya. Jadi nama itu bukan teman saya kuliah di Malang, bukan teman organisasi di Malang, bukan orang yang rumahnya Malang, bukan pula yang baru ku kenal setelah kuliah, dan harusnya kalau sudah dewasa pasti mengerti apa yang saya maksud.

Saya hanya memohon, tolong hargai perasaan saya dan perasaan orang yang saya jaga. Jika ada masalah dan merasa saya sakiti, silahkan ayo bertatap muka langsung, jangan melalui sms teror. Atau jika memiliki masalah atau hal yang belum selesai dengan teman saya, temui dia, bukan meneror sahabat-sahabatnya dan mengirimi barang-barang itu.Saya rasa kita bukan anak kecil lagi yang bisanya hanya kucing-kucingan, meneror lewat sms dan pengiriman barang dan memprovokasi sesuatu, mohon diingat keperluan kami bukan hanya meladeni teroran itu. Saya juga manusia, memiliki perasaan marah, jengkel, tidak nyaman jika diganggu privasi saya. Mohon diingat ya, diam bukan berarti pasrah untuk diganggu.

Untung sahabat-sahabat saya selalu mengingatkan kepada saya bahwa saya tak perlu kembali menyakiti orang yang telah menyakiti perasaan saya, cukup saya memohon kepada Allah untuk mengampuni saya atas segala tingkah dan ucapan saya, semoga saya tidak melakukan yang sama kepada orang lain,  serta mendoakan agar yang menyakiti saya tidak melakukannya kepada orang lain serta segera disadarkan kembali kejalan-Nya. Jika manusia yang membalas, mungkin tak akan jera, jadi biarkan Allah saja, yang Maha Mengetahui yang terbaik.

"Jika seseorang diam bukan berarti dia lemah, dia hanya cukup dewasa untuk mengetahui amarah tidak akan menyelesaikan masalah" @verrisuryadi
***
Ngawi, 23 Maret 2015
Vita Ayu Kusuma Dewi

Untuk Sebuah Nama

| 0
Bismillahirrahmaanirrahiim
Untuk sebuah nama yang jika ku dengar mereka menyebutnya, aku terpana.

Untuk sebuah nama yang jika ku melihatnya tanpa sengaja, mampu menundukkan mata karena takut akan dosa.

Untuk sebuah nama yang tak ku mengerti perasaan dan pikirannya.

Untuk sebuah nama yang katanya baik dalam akselerasi agamanya.


Untuk sebuah nama yang tak ingin dia mengetahui bahwa aku yang ********nya.

Untuk sebuah nama, semoga selalu dalam lindungan-Nya dan selalu berjalan tegap dalam dakwahnya.

*Setelah mendengar namanya
***
SMAKAR, 21 Maret 2015
Vita Ayu Kusuma Dewi

Surabaya atau Surakarta, Kita Lihat Besok ^^

| 0
Bismillahirrahmaanirrahiim
Seharian ini alhamdulillah masih ada kegiatan, dan alhamdulillah sekarang kos ada wifi jadi ngurangin cost tidak ada paketan lagi. Sejak pagi tadi sudah kepikiran buat agenda besok, rencana awalnya sih pengen langsung buat pulang ke rumah, tapi entah ada pikiran apa dan merasakan apa, tiba-tiba ingin merealisasikan agenda yang terus tertunda, kontrol. Yaps, kontrol ke Surakarta, ke salah satu RSI Orthopedi disana.  Tapi, sore ini baru saja dapat kabar bahwa besok ada Kompas Kampus di UNAIR. Waw... pengen banget dateng. Menjemput mimpi yang tertunda yang salah satu jalannya ada di kegiatan Kompas Kampus tersebut. Eh...jadinya ketunda lagi ke Surakartanya.


Ohya, satu lagi, pengen banget cerita ke orang lain tentang sesuatu hal tapi entah memulai darimana dan kepada siapa, ya sudah lupakan saja biar Allah saja pada-Nya kubercerita ^^
***
GANIZ, 19 Maret 2015
Vita Ayu Kusuma Dewi

Identifikasi Buku Part 1

| 0
Bismillahirrahmaanirrahiim
Alhamdulillah bisa merangkai kalimat lagi. Malam ini rasanya ingin sekali membongkar rak buku. Alhasil sampai detik ini menulis baru menyelesaikan pencatatan 1 kotak dari total 4 kotak bagian rak.

Jadi buku yang terindentifikasi tercatat baru 82 buku dan itu baru buku-buku umum, seperti sastra, agama dan biografi. Apa kabar buku teknik? Hehe



Buku-buku tersebut kuperoleh saat di Malang, soalnya dulu saat mahasiswa baru kamar masih longgar, hingga waktu bergulir tambahlah sebuah rak buku dan beberapa bulan setelahnya tambah lagi meja yang ada raknya. Kok banyak bukunya? Yaps..gara-gara IBF qtau hasil lomba menulis, beberapa diantaranya adalah kado. Makasih ya teman-teman semoga bukunya menjadi amal jariyah saat dibaca.

Nanti kalau sudah dipindahkan ke Ngawi, inginnya aku taruh ruangan khusus untuk membaca. Kalaupun belum ada mungkin akan disimpan dulu dan merealisasikan ruang baca saat sudah punya rumah sendiri (Aamiin).
***
GANIZ, 16 Maret 2015
Vita Ayu Kusuma Dewi

Psikotes Rasa Pendulum 360°

| 0
Bismillahirrahmaanirrahiim
Alhamdulillah bisa menulis lagi. Hari ini aku mengikuti psikotes salah satu perusahaan, dan tidak tanggung-tanggung pukul 08.00-17.00 WIB. Bersihnya sekitar 6,5 jam, karena sebelum psikotes ada presentasi dan pengisian riwayat hidup.

Anehnya, efek psikotes ini adalah pusing ga ketulungan, dan reaksinya 1 jam pasca tes. Mungkin karena duduk >5 jam menghadap soal psikotes paket lengkap.

Jadi ingat wahana pendulum 360°, tornado, aerospace atau semacamnya, itu saja tidak sampai membuatku pusing berlebihan. Lagi-lagi, mungkin aku tak cocok untuk bekerja yang setiap harinya harus duduk >5jam tanpa jeda istirahat untuk sekedar jalan. Walah...susah ini kalau ditawari kerja kantoran yang tidak ada aktivitas lapangan.

Materi psikotesnya super duper lengkap, mulai tes logika penalaran pengetahuan dan verbal yang berjumlah ratusan, tes PAPI (Perception and Preference Inventory), tes lima dimensi, Menggambar 8 objek, pohon, suasana kerja, tes benda, koran pauli, mengarang minimal 300 kata tentang suasana kerja dan posisi yang kita harapkan, serta apalagi ya sampai lupa saking banyaknya. Tapi, apapun yang dihadapi, enjoy aja. Pasti akan berakhir...hehe...

Kebetulan tes koran pauli adalah yang paling terakhir disaat yang paling sulit menahan rasa kantuk, bertemu banyak angka dan pastinya pressing kanan kiri yang bisa lebih unggul menyelesaikan hitungan deretan angka tersebut. Tapi, tak masalah, yang penting be your self!!!

Untuk sahabat dan rekan sekalian yang akan menjalani psikotes, be your self saja, jangan terpengaruh lawanku, perbanyak latihan (kalau bisa), dan yakin serta pasrahkan pada Allah.


Kerja kan sudah ada yang mengatur, terus berusaha untuk mendapatkannya dengan kemampuan serta doa, dan pastinya harus tetap mendekati yang mengatur rezeki kerja tersebut. Keep istiqomah, do the best Lillahi Ta'ala.

Semoga dimudahkan dan dilancarkan Allah urusan kawan-kawan ^^ Aamiin

***
GANIS, 15 Maret 2015
Vita Ayu Kusuma Dewi

Teknik Pengairan (Lagi)

| 0
Bismillahirrahmaanirrahiim
Alhamdulillah masih diberi kesempatan Allah untuk menulis. Sejak kemarin, ada beberapa yang ingin ditulis namun belum busa tersampaikan. 2 hari yang lalu ikut job fair, pertama kalinya (melelang ijazah). Hari ini, tepatnya pagi tadi, banyak pelajaran dari kolam renang dari adik-adik SD. Tapi, cerita malam ini bukan itu, tapi tentang jurusanku, Teknik Pengairan.

Sejak tadi siang, ada beberapa adik yang mengirim pesan kepada saya, lewat G+, hangout, dan email. Semuanya intinya sama, menanyakan tentang Teknik Pengairan, jurusan yang (akan) mereka pilih.

Besok memang hari terakhir pendaftaran SNMPTN, jadi wajar saja kalau masih ada kegalauan.

Sebagai informasi saja, memang banyak yang belum familiar dengan jurusan Teknik Pengairan, kecuali ada relasi atau keluarganya yang tahu tentang jurusan ini. Wajar juga kemarin ada yang tanya, sama tidak dengan ilmu kelautan, manajemen perairan, pertanian, dll. Berbeda adik-adik, Teknik Pengairan ini di Fakultas Teknik. Culturenya ikut Teknik, berbeda dengan kelautan dan perairan, yang ada di Fakultas Perairan dan Ilmu Kelautan.

Secara singkatnya, kalau di Teknik Pengairan sama dengan Teknik Sipil konsentrasi bangunan air. Contohnya perencanaan bendungan, jaringan irigasi, bendung dan bangunan air lainnya. Mempelajari juga bangunan pantai seperti jetty, pun juga kualitas air serta limbah, dan beberapa konten lainnya.

Meski belum terlalu familiar, prospek kerja Teknik Pengairan juga bukan sebagai juru air, bisa di Kementerian atau Dinas PU, bisa bergabung dengan BUMN, Kontraktor atau Konsultan, atau beberapa bidang lain yang terkait dengan Teknik. Saya yakin, setiap orang ada jatahnya mendapat kerja, jadi jangan pernah takut untuk masuk jurusan yang menurutmu belum terlalu banyak terdengar di masyarakat. Justru itulah kesempatan emasmu.

Luruskan niat ya, kuliah itu untuk cari ilmu, untuk kerja ada Allah yang akan mengarahkan. Percayalah, dengan memurnikan niat menuntut ilmu karena Allah, Allah akan membantu mencarikan pekerjaan untuk kita nantinya, insya allah.

Semangat... ^^
***
GANIZ, 14 Maret 2015
Vita Ayu Kusuma Dewi

Sebuah Nasehat

| 0
Bismillahirrahmaanirrahiim
Sejak beberapa minggu yang lalu suka banget sama salah satu IG yang gambarnya kebaya syar'i. Sampai pada suatu waktu, ada salah satu posting yang menyebutkan nama ownernya. Saat membacanya kok merasa kenal ya, terus akhirnya aku ingat-ingat lagi, sampai akhirnya membaca laporan pertanggungjawaban kegiatan 2 tahun yang lalu.

Benar saja, ternyata beliau alumni FIM. Dulu waktu angkatanku, beliau salah satu yang diundang menjadi pemateri. Hehe...kenapa ujung-ujungnya mesti gini. Dunia itu sempit atau ukhuwah kita yang luas?

Tapi diluar semua itu, ada satu kalimat kutipan dari IG beliau yang aku suka, entahlah, terasa adem dan dalem dirasa. Terima kasih Mbak Amalia atas nasehatnya, "Ada hati yang perlu dijaga, ada batasan yang belum terbuka, ada syariah yang belum berubah"
***
GANIZ, 13 Maret 2015
Vita Ayu Kusuma Dewi

Aaa...Debay...Sini Sama Tante

| 0
Bismillahirrahmaanirrahiim
Setelah satu bulan lebih setelah ujian tidak pulang, alhamdulillah kemarin bisa pulang ke Ngawi. Sekalinya pulang ke Ngawi ada banyak sekali kabar bahagia, alhamdulillah. Mulai kabar Adik tingkat akan menikah, sahabat yang telah melahirkan hari minggu kemarin dan satu lagi sahabat dekat yang sudah mengandung 2 bulan. Waaaa....alhamdulillah #seneng.

Kemarin langsung ke tempat sahabat dekatku, Mbak Danik, yang kemarin melahirkan adik ganteng. Lucu...lucu...banget... gemes... ^^ (Kenapa jadi aku yang heboh.hehe) Main sampai siang hingga lupa waktu dan akhirnya di jemput Ibu untuk pulang. Aduh...paling gemes dan betah kalau disuruh main sama debay. Huhu (Tuh..tuh... bahagia banget)

Ga hanya main sama debay sih sebenarnya, soalnya disela itu Mbak Danik sharing tentang proses persalinannya yang berjalan lancar dan alhamdulillah normal. ^^
Jagoannya Mbak Danik..hihi..cakep

Terus sampai di Koperasi diberi tahu kalau Dik Ratih, sahabat kecilku sudah "isi" 2 bulan. Alhamdulillah, padahal beberapa bulan yang lalu sempat ngobrol dan buat bercandaan. Waktu itu aku bilang ke Dik Ratih pas lihat foto-foto nikahan Dek Ratih "Dek, kaya gini lihat bareng sama Mas e lak enak, mengenang masa-masa nikah". (Duh..kah.. beneran deh mupeng kalo lihat temen-temen yang udah nikah. Puasa Vit, puasa...)

Lalu minggu depan adik tingkatku, Dik Nurul mau melangsungkan pernikahan. Barakallah Adik. ^^

Tapi ada satu pelajaran yang dapat kuambil dari dua sahabatku tersebut, tentang kesabaran. Kenapa? Dik Ratih harus bersabar kurang lebih satu tahun untuk menantikan hadirnya "amanah" Allah dirahimnya, sedangkan Mbak Danik hanya 2 minggu selang dari pernikahannya sudah diijinkan Allah untuk mengandung. :') Buat calon Ayah dan Bunda, sabar ya jika Allah masih menguji kesabaran Ayah dan Bunda sekalian, insya Allah hadirnya debay ini sudah diatur baik waktu, jenis kelamin dan segala tentangnya oleh Allah.

Untuk Dik Ratih, semoga kehamilannya sehat, anak yang dikandungnya sehat hingga kelahiran nanti, serta semoga nanti kalau sudah lahir dapat menjadi anak yang sholeh/sholehah, berbakti kepada orang tua, bermanfaat bagi agama, Negara dan lingkungannya, generasi penerus yang berjihad dijalan Allah, dan lain-lain yang baik dijalan Allah. Buat Adik Jalal, putranya Mbak Danik juga ya. 

Tak terasa sudah jadi tante :') #Terhura...

Calon suami/istri dan calon ayah/bunda, lantunkan doa ini yuk ^^
"Ya Allah, anugrahkanlah kepada kami pasangan dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa"
***
Ngawi, 7 Maret 2015
Vita Ayu Kusuma Dewi

Tutorial Pra & Pasca Skripsi WRE

| 2
Bismillahirrahmaanirrahiim
Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh. Menanggapi pertanyaan-pertanyaan sahabat saya. Saya mohon ijin untuk share diblog agar lebih mudah dibaca mengenai proses pengurusan surat ujian skripsi. Semoga dimudahkan Allah ya kawan-kawanku ^^

*Pra ujian skripsi
#Mengurus S01-A:
Poin 1. Ke Pak Misdu dengan mengumpulkan jilidan berjumlah 5 + semua form-form skripsi yang telah diunduh dan diisi dari web pengairan, termasuk mengurus transkrip. Cek betul transkrip, takutnya ada nilai yang salah atau mata kuliah yang belum terhitung. Semua yang ada fotonya dilengkapi foto (Foto disarankan semuanya dof karena beberapa foto itu digunakan untuk ijazah) dan untuk lembar plagiasi, revisi serta tanda tangan berhijab memakai materai (Jumlah total 3 materai). Kalau sudah diparaf oleh pak Misdu, nanti dimintakan tanda tangan Pak Nur. (Biasanya poin 1 dan 2 yang terakhir dilakukan)
Poin 2. Ke Pak Nur, ujian sendiri untuk SNMPTN 600k untuk SPMK 750k, jika ujian lebih dari 1 orang maka biayanya akan berbeda, tergantung jumlah mahasiswa yang akan ujian (insya Allah)
Poin 3. Ke Kasubag akademik lt.4 Dekanat (sebelah kiri lift)
Poin 4. Ke Kasubag akademik lt.4 Dekanat (sebelah kiri lift)
Poin 5. Ke Kopma, belakang receptionist Guest House UB, bayar 5k untuk kupon lalu ditukar dengan belanja di Minimarket depan guest house.
Poin 6. Ke bagian IOM lt.4 dekanat (sebelah kanan lift)

#Kalau semua administrasi sudah siap, tinggal menunggu SK dan undangan. Jangan lupa sebarkan undangan ujian skripsi ke dosen, jangan sampai pada hari H surat masih ditangan. Mohonlah kepada Allah agar dimudahkan lidah kita untuk presentasi. Buat masa menunggu adalah masa mengingat Allah. Ohya H-1 ujian, usai sholat dengan rasa ikhlas dan tulus, doakan dosen penguji dan dosen pembimbing, bayangkan malam itu ketemu mereka, al fatihah, insya Allah esok hari keadaannya tidak akan jauh dari apa yang dibayangkan. Semoga ujiannya dimudahkan dan dilancarkan Allah ^^

*Saat ujian skripsi:
Jangan lupa mohon restu kepada orang tua. Banyak berdoa, kalau sudah nervous jangan paksakan melahap materi. Banyak silaturahim/diskusi sambil mendengarkan mp3 murattal atau membaca Al Qur'an (Pengalaman kemarin ini yang paling mujarab untuk mengusir gundah dihati). Jangan lupa untuk absen dan percaya diri, serta sebelum masuk ruangan doa dan ucapkan "Bismillah". Saat melihat dosen, ingat bahwa tadi malam sudah bertemu dalam doa, jadi anggap saja ini pertemuan lanjutan. Saat presentasi, give your best action and argument. You have an opportunity to show the world that you can do your research ^^ Dalam menunggu nilai, tata lagi hatimu. Semoga diberikan hasil terbaik oleh Allah ^^ Aamiin..

Usai keluar ruangan setelah dinyatakan lulus ujian skripsi, ambil lebar revisi di Recording (semoga saja tidak ada revisi, aamiin) dan hargailah teman-temanmu yang telah menunggumu sejak pagi hari ^^ Jangan lupa bersyukur ya ^^ Jangan lupa juga mengerjakan revisian. Revisi menunjukkan bahwa Bapak/Ibu dosen itu ingin hasil skripsi tersebut lebih sempurna, bukan merepotkan proses kita. Sebab jika dosen memberikan revisi berarti dosen tersebut akan ekstra bekerja keras membenahi apa yang kurang dan menambah waktunya untuk membimbing kita. (Terima kasih Bapak/Ibu dosen atas bimbingannya ^^)

*Setelah Masa Revisi
Jika skripsi dinyatakan selesai dan dijilid begitu pula jurnal telah di acc maka tahap selanjutnya adalah melengkapi S01-B.

Poin 1. Ke Perpustakaan jurusan menyerahkan skripsi+CD+jurnal yang telah dijilid cover hijau, foto 4x6 1 lembar, buku yang akan disumbangkan ke perpustakaan jurusan. Jika sudah mendapatkan form perpustakaan kemudian menyerahkan skripsi+CD ke perpustakaan pusat dan membayar 50k untuk sumbangan alumni untuk perpustakaan. Kemudian kembali lagi menyerahkan form ke perpustakaan jurusan dan minta stempel. Setelah itu ke Recording menemui Ibu Annisa untuk upload jurnal, kemudian membayar 50k untuk sumbangan alumni jurusan di Pak Nur. (Sekaligus tanda tangan S02 poin 1).
Poin2. Paraf masing-masing dosen pembimbing.

*Setelah S01-B selesai dan distempel jurusan maka S01-B di fotocopy 2x diserahkan ke Pak Misdu, nanti akan dibuatkan biodata yang akan langsung diserahkan Recording ke lantai 4 Dekanat. Jadi kita tidak perlu menyerahkan sendiri ke Dekanat.

Ditunggu 1-2 hari, langsung saja ke dekanat lt.4 bagian akademik untuk mengambil SKL.

SKL dicopy sejumlah yang dibutuhkan kemudian distempel dibagian umum. Jika memerlukan SKL bahasa inggris atau SIAM belum aktif, komunikasikan dengan bagian akademik. Mbak dan Bapak akademik baik hati untuk membantu ^^

*Sembari mengurus S01-B bisa diurus juga S02 (Form wisuda)
Poin 1. Tanda tangan seluruh laboratorium beserta sampel serta paraf perpustakaan dan jurusan kemudian tanda tangan Pak Nur.
2. Ke Dekanat lt.6 bagian keuangan dengan membawa foto copy kwitansi pelunasan biaya wisuda (poin 3) serta membayar 230k untuk sewa toga dll.
3. Ke BNI dan membayar 350k.
4. Ke Dekanat Lt.5 bagian IKA dan membayar 40k.
5. Validasi di lt.1 Dekanat bagian kemahasiswaan.
6. Ttd perpustakaan pada saat mengumpulkan skripsi ke perpustaan pusat dan membayar (telah dijelaskan saat mengurus S01-B).

*Urutan rute khusus adalah poin 3-2-5 atau 5-3-2

Jika form S02 lengkap, SKL sudah keluar dan telah mengupload berkas wisuda ke SIAM (hanya bisa diakses setelah nilai skripsi keluar), maka selanjutnya mendaftar wisuda ke lantai 1 kemahasiswaan dengan membawa : 
-Form S02 asli yang telah di stempel 
-Fotocopy form S01-B 
-Fotocopy pembayaran wisuda dan sewa toga 
-Form pendaftaran wisuda yang diperoleh di Lantai 1 kemahasiswaan
-Form dari akun sinatra.ub.ac.id

*Perhatikan ukuran data/berkas  yang diupload di SIAM, untuk foto tidak boleh lebih dari 500kb, file cover-kesimpulan berupa PDF atau Ms.Word, link jurnal ada di web Teknik Pengairan

*Jika sudah terdaftar wisuda, kemudian melakukan validasi transkrip dan ijazah di Lt.4 bagian Akademik. Cek konsentrasi studi kita ya ^^

*Jika semua urusan selesai, ke Rektorat lt.2 bagian KTM, KTA (tanya satpam jika belum tahu tempatnya) untuk mengambil kartu alumni.

Selamat menunggu wisuda, semoga ilmunya bermanfaat bagi masyarakat. Insya Allah prosesnya seperti itu, mohon koreksinya apabila ada yang kurang. Semoga bermanfaat dan Allah memudahkan segala urusan kita serta meridhoi setiap langkah kita. Aamiin

*kalau ada pertanyaaan lain pm aja ya :D Ohya ini tempatnya saya anggap belum berubah ya. Kalau ada perubahan Kantor saya mohon maaf
***
GANIZ, 3 Maret 2015
Vita Ayu Kusuma Dewi