#1 Rotasi Kehidupan

| 0
 
Penulis     : Muhammad Dede Firman, Nur Hanifah, dkk
Tebal        :  v + 173 hlm; 
Ukuran    : 13x19 cm 
Harga      :  40.000
Preorder diskon 10% sampai tgl 31 Juli 2012 menjadi 36.000

CARA PEMESANAN :
Ketik: RK # NAMA LENGKAP # ALAMAT LENGKAP # JUMLAH # NO TELP
Kirim ke : 085732631400
Nanti Anda akan mendapatkan SMS No.Rek dan jumlah yang harus dibayarkan.


“Secuil nasi dengan taburan garam? Ini lebih buruk daripada nasi yang dilumuri kecap, seperti kemarin!” keluhku.
Ibu menatapku sendu, “Bersyukurlah atas rezeki yang ada. Ini sudah lebih dari cukup, jika dibandingkan dengan anak-anak di luar sana yang hidup tanpa makanan sedikit pun.”
Aku mengerti apa yang Ibu katakan. Hanya saja semua ini belum terbiasa kualami, apalagi di saat usiaku baru setengah kodi. Roda kehidupan berputar terlalu cepat. Ya Allah... kenapa di saat aku baru saja mengerti akan indahnya hidup jika didampingi dengan kekayaan, Engkau malah mengambilnya?
Andai saja Ayah tidak pernah mengalami permasalahan dalam pekerjaannya. Mungkin semua ini tidak akan terjadi. Mungkin aku tidak akan pernah menjadi anak dari keluarga tidak punya.
Namun, apalah dayaku? Ini semua telah diatur oleh Yang Maha Kuasa. Manusia harus bisa menjalaninya dengan ikhlas.
 ===================================================================================
Ngawi, 27 Juli 2012
©

Tirtonirmolo Waterpark, Sensasi Air yang Menyegarkan

| 9
Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh
Apa kabar sahabat semua? Masih dengan wisata - wisata yang ada di Kabupaten Ngawi. Dalam kesempatan ini saya akan menginformasikan taman wisata Tirtonirmolo. Tirtonirmolo Waterpark ini tidak kalah dengan wisata air yang ada di Kota – kota besar.

Taman wisata Tirtonirmolo terletak di Jl. Raya Ngawi-Madiun km 7 Tempuran, Paron, Ngawi. Taman wisata ini relatif baru karena baru didirikan pada tanggal 8 Januari 2012. Tirtonirmolo juga berpotensi sebagai wisata pembelajaran bukan hanya taman bermain di air.

Taman yang memiliki visi menjadi perusahaan pengembang properti dengan kawasan wisata terpadu terbesar dan terbaik yang memiliki jaringan sentra rekreasi terluas ini merupakan tempat bersantai, berolahraga, bermain dan tempat berkumpul bagi keluarga atau kerabat.

Taman ini dapat dinikmati siapapun baik muda maupun tua, dari adik – adik hingga kakak – kakak dan semua dapat menikmati segarnya bermain air di kawasan Tirtonirmolo.

Ayo ajak keluarga atau kerabatnya untuk berwisata di Tirtonirnolo Waterpark, nikmati fasilitasnya rasakan kepuasannya. ^_^
 

#Salam Nusantara, diversity ethnic with one spirit ^_^
Wassalamu’alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh


---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
repost dari presentasi tempat wisata Putera Puteri Nusantara Online edisi 5 oleh Vita Ayu Kusuma Dewi (Rescue Iffah) 

Wisata Alam dan Air, Waduk Pondok (Pondok Dam)

| 4
Assalamu’alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh

Masih dengan Vita dari Ngawi, untuk kesempatan saat ini saya akan memperkenalkan wisata dari daerah saya, Ngawi. Lebih tepatnya lagi di Kecamatan tempat saya tinggal, Kecamatan Bringin. Selain Museum Trinil Ngawi masih membpunyai wisata lagi. Ngawi tidak hanya meiliki potensi wisata sejarah namun Ngawi juga berpotensi dalam bidang wisata alam dan khususnya air. Perpaduan wisata alam dan air dapat ditemui di wisata bendungan Pondok atau waduk Pondok.

Waduk Pondok terletak di Desa Gondang, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi dengan jarak tempuh kurang lebih 13 km dari pusat kota Ngawi. Waduk ini biasa disebut waduk Ndero. Pesona alam yang ditawarkan di waduk Pondok ini sangat indah. Dengan harga tiket masuk yang sangat murah jika orang lokal biasanya tidak dipungut biaya, jika orang yang akan mancing biasanya hanya ditarik 2000 rupiah sebagai biaya pengelolaan waduk.

Di waduk Pondok sering digelar pentas musik dangdut sebagai peringatan hari – hari tertentu misalnya bulan Syuro atau malam tahun baru dan acara – acara lainnya. Wisata Pondok ini menyuguhkan fasilitas area pemancingan, wisata perahu keliling, gardu pandang dan fasilitas alam lain yang dapat dinikmati. Selain itu, area waduk Pondok juga sering digunakan untuk ajang Motorcross atau arena berpetualang. Jadi, wisata waduk Pondok ini tidak hanya dikhususkan untuk rekreasi keluarga.

Berhubung saya sedang belajar di bidang teknik, saya akan sedikit mengulas tentang bangunan dan kapasitas waduk. Ini merupakan salah satu mata kuliah saya di bidang Pengairan. Menurut sejarah, konstruksi waduk Pondok dibangun pada tahun 1993 – 1995, dan diresmikan pada tahun 2000. Luas waduk Pondok sendiri sekitar 2596 ha, dan diperkirakan dapat menampung air hingga 29juta meter kubik jadi dapat dilihat hamparan air seperti danau dengan latar belakang perbukitan yang hijau. Volume waduk pada :
Muka Air (MA) banjir : 38,1 juta m3, Muka Air (MA) normal : 30,9 juta m3, Volume Mati : 2,9 juta m3, Vol. Efektif : 28 juta m3

Untuk tipe Bendungan ini, berdasarkan materi dan struktur bangunan diklasifikasikan sebagai urugan batu dengan inti tanah dengan panjang puncak mencapai 298 m dan tinggi di atas dasar sungai : 30,67 m. Lebar puncak : 8 m, Tinggi di atas galian terdalam : 32 m, Elevasi puncak : EI + 110 m, Volume tubuh bendungan : 300.000 m3.

Tidak hanya itu saja, di waduk Pondok terdapat suatu tradisi yaitu upacara adat yang oleh masyarakat disebut "Nyadran/Keduk Beji Waduk Pondok" yang biasanya dilaksanakan setiap bulan Syuro. Waduk Pondok sendiri mempunyai suatu legenda, dimana nama Pondok bermula dari banyaknya pondok - pondok yang dibangun oleh peziarah disekitar sumber mata air untuk melakukan ngalap berkah atau tirakatan.

Seperti itulah yang dapat saya perkenalkan dari waduk Pondok, jika ada yang perlu ditanyakan silahkan Tanya pada bagian komentar . Mari kita lestarikan wisata alam dan air serta pengelolaan air yang baik untuk irigasi dan kebutuhan sehari – hari. Tunggu info wisata Kabupaten Ngawi selanjutnya ya, karena akan ada informasi wisata setiap harinya ^_^ Terima kasih

Salam Nusantara, diversity ethnic with one spirit ^_^

Wassalamu’alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh
 ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
repost dari presentasi tempat wisata Putera Puteri Nusantara Online edisi 5 oleh Vita Ayu Kusuma Dewi (Rescue Iffah) 
link : https://www.facebook.com/photo.php?fbid=486618238019841&set=a.486159831399015.126646.100000150068780&type=3

Benteng Pendem, Saksi Bisu yang Terpendam

| 1
Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh
Perlu kiranya kita menguak sejarah melalui bangunan tempo dulu, banyak orang yang penasaran akan hadirnya bangunan bersejarah di tengah kota ini. Beberapa waktu yang lalu, ketika menyebutkan kata “Ngawi” ada yang terbayang hanya hutan belantara di sepanjang jalan. Ada pula yang takjub dengan pesona keindahan alam dan spiritual di Ngawi. Dan yang menjadi penasaran adalah sebuah Benteng Pendem yang jarang ada di wilayah Indonesia, khususnya Jawa Timur. Sahabat, untuk kesempatan ini saya akan menginformasikan tentang wisata Benteng Pendem Van Den Bosch yang ada di kawasan strategis tersebut. Ini merupakan pemaparan yang telah saya klarifikasikan kepada beberapa pihak.

Benteng Van Den Bosch dibangun pemerintahan Hindia Belanda pada tahun 1839 – 1845 dengan nama Font Van Den Bosch oleh Gubernur Jenderal Defensieljn Van Den Bosch.

Benteng yang dikenal masyarakat luas sebagai benteng pendem ini terletak di dekat TMP (Taman Makam Pahlawan), Kelurahan Pelem, Kecamatan Ngawi tepatnya pada pertemuan bengawan Solo dan bengawan Madiun. Wisata sejarah ini mudah dijangkau dengan alat transportasi karena letak dekat dengan pusat-pusat Kabupaten Ngawi. Benteng dikelilingi gundukan tanah yang sengaja dibangun guna menahan serangan dan luapan air Bengawan Solo. Hal itu menjadikan bangunannya seperti terpendam.

Menurut cerita, benteng ini dibangun oleh Belanda sebagai strategi Benteng Steelsel untuk menghadapi perlawanan serangan rakyat terhadap penjajah salah satunya pejuang dari Ngawi yang dipimpin Wirotani yang merupakan pengikut setia Pangeran Diponegoro atau dalam artian upaya mempersempit ruang gerak Pangeran Diponegoro dalam perang gerilya.

Beberapa referensi menyebutkan bahwa sangat jarang bangunan benteng pendem di Indonesia. Benteng pendem yang tersebar di Indonesia diantaranya adalah di Cilacap, Makasar, Bukit Tinggi, Solo, Bengkulu, Jakarta, Semarang, Surabaya, dan salah satunya di Ngawi.

Menurut berita dari media massa, Komandan Yon Armed 12 Ngawi, Letkol Arm Sugeng Riyadi memaparkan bahwa selain berfungsi untuk zona pertahanan, pembangunan benteng ini juga untuk memudahkan arus tranportasi di aliran dua sungai. Dipercaya, para pedagang dari Surakarta-Yogyakarta pada waktu dulu harus lewat Ngawi jika menuju bandar di Surabaya, demikian juga halnya dengan para pedagang dari arah Pacitan, Madiun, dan Maospati. Hal inilah yang menggolongkan Ngawi sebagai tempat strategis karena merupakan pertemuan jalur perdagangan air lewat Bengawan Solo. Benteng ini dulunya juga untuk melumpuhkan transportasi logistik para pejuang kemerdekaan pasukan Pangeran Diponegoro. Bersamaan dengan itu, terjadi perang di Ngawi antara pasukan Bupati Madiun-Ngawi yang memihak Diponegoro dengan Belanda. Beliau menjelaskan, setelah Indonesia merdeka, tepatnya sejak tahun 1962, Benteng Van Den Bosch dijadikan markas Yon Armed 12 yang sebelumnya berkedudukan di Kabupaten Malang. Pada waktu itu, kegiatan latihan militer dan kesatuan juga dipusatkan di areal benteng. Karena kondisi yang bangunan tidak mendukung untuk perkembangan dan kemajuan kesatuan, maka sekitar 10 tahun kemudian Yon Armed 12 menempati lokasi baru di Jalan Siliwangi, Kota Ngawi. Namun, sebagian area benteng masih digunakan untuk gudang persenjataan. Hal itulah yang mendasari mengapa selama puluhan tahun Benteng Pendem ini tertutup bagi umum. Pada akhir tahun 2011, benteng ini akhirnya terbuka untuk umum karena gudang persenjataan telah dipindahkan ke Jalan Siliwangi.
Bangunan Benteng Pendem Ngawi masih sangat kokoh, meski telah dimakan usia. Bangungan Benteng Pendem Ngawi terdiri dari pintu gerbang utama, ratusan kamar untuk para tentara, halaman rumput di tengah bangunan, dan beberapa ruang yang dulunya diyakini sebagai kandang-kandang kuda.

Menurut media Antaranews Jawa Timur, Museum Trinil dan Benteng Pendem Ngawi memiliki keterkaitan. Sebelum fosil-fosil di Trinil disimpan di museum seperti saat ini, lokasi yang digunakan untuk menyimpan fosil tersebut adalah Benteng Pendem. Disamping sebagai zona pertahanan, benteng ini dulunya juga dimanfaatkan untuk persinggahan para ilmuwan Belanda. Salah satunya adalah Eugene Dubois penemu manusia purba Trinil "Pithecanthropus Erectus".

Pada saat saya belum kuliah dulu Benteng ini masih dibuka hari sabtu dan minggu saja, bahkan yang saya kemukakan kemarin pernah ditutup sebab masih menjadi tempat penyimpanan senjata oleh pihak militer. Namun sekarang wisata sejarah tersebut sudah dibuka untuk umum setiap harinya. Dan untuk biaya masuknya sangat terjangkau hanya Rp.1000,- tiap orang. Pihak Pemerintah juga merenovasi bagian – bagian Benteng yang hamper runtuh namun tidak menghilangkan keasliannya. Sekarang juga sudah ada spanduk – spanduk sponsor dan pedagang – pedagang yang berjualan di area Benteng.

Masih penasaran dengan Benteng Pendem Ngawi? Kunjungilah sisa – sia sejarah peninggalan Negara Kincir Angin tersebut dengan biaya terjangkau, media tempuh yang sangat mudah, dan nikmati nuansa kekuatan pertahanan Benteng Pendem yang membuat sahabat serasa berdiri diantara perjuangan. Terima kasih ^_^

#Salam Nusantara, diversity ethnic with one spirit ^_^
Wassalamu’alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
repost dari presentasi tempat wisata Putera Puteri Nusantara Online edisi 5 oleh Vita Ayu Kusuma Dewi (Rescue Iffah) 

Wahai diriku......

| 3
*tulisan di tembok kamar kostku*


Wahai diriku....
Kemanakah hilangnya rasa cinta dalam jiwa?
Dimanakah nilai cintamu?
Kemana tujuan cintamu?
Ke jenjang pelaminan, ke pintu Surga,
atau mungkin ke ambang NERAKA???

===================================================================================
Ngawi, 21 Juli 2012
©

Bagiku, Aku Belum Siap

| 15
Bismillahirrahmaanirrahiim
Poligami, terlalu dini mungkin kalau aku yang berkomentar. Tapi mungkin perlu juga berpendapat karena nantinya aku juga akan menjadi istri dan ibu, insyaallah. Awalnya aku adalah orang tidak terlalu suka dengan poligami karena yang terjadi pada salah satu keluargaku, poligami hanya memecah silaturahmi dan menjadikan perpecahan antar keluarganya. Mungkin hal ttersebutlah yang menjadikanku tidak terlalu suka dengan poligami.

Namun, dengan tambahnya usiaku aku mulai melihat dunia luar dan sekitar. Tak selamanya aku mengambil keputusan hanya dari pandangan pada satu sisi. Ketika aku melihat film "Ketika Cinta Bertasbih" atau KCB ada satu adegan dimana Anna Althafunnisa tidak ingin dimadu calon suaminya yaitu Furqon jika Anna masih bisa menjalankan kewajibannya sebagai istri, kecuali kalau memang Anna sudah tidak bisa melaksanakan tugasnya atau menunggal calon suaminya boleh mencari istri lain. Anna berkata dia tidak mengharamkan poligami namun ia hanya ingin seperti Fatimah yang tidak pernah dimadu oleh suaminya.

Setelah membaca beberapa buku dan pendapat dari kajian - kajian keislaman, aku tersadar tak seharusnya aku tidak setuju poligami karena memang ada positifnya agar bisa lebih adil dan bisa bersikap ikhlas serta berbagi kebahagiaan agar bahagia itu tidak hanya kita rasakan. Jadi yang pas aku katakan adalah "Bukannya aku tidak memperbolehkan poligami namun aku belum siap untuk hal itu." Yah itulah pendapatku tentang satu kata yang terkadang menuai kontra tersebut.

Hanya Allah yang Maha Mengetahui..
===================================================================================
Ngawi, 1 Juli 2012
©

Aku Bersama Mimpiku

| 4
Bismillahirrahmaanirrahiim
Lama tak ikut giveaway di blog..hehe kali ini mau ikutan ah yang diadain oleh urkhanblog . Btw, tentang apa sih giveawaynya? Tentang apa mimpi kita dan bagaimana cara kita mencapainya. So, yang mau ikutan monggo deadlinenya nanti malam (1/07/2012). Ini tadi dapat nfo juga baru hari ini jadi ya seoptimal mungkin ku pergunakan waktu untuk menuliskan bait demi bait mimpiku.

Oke, mimpiku banyak sih pengen ini pengen itu hingga penuh dalam dreams book (sayang dreams booknya lagi ada di Malang jadi ga bisa aku foto bentuknya). Selain itu daftar mimpi - mimpiku juga aku gantungkan pada tembok, ada di video dan ada pula yang ada di foto sampul.hehe Kata Bepe dalam bukunya "

Mimpi terdekat adalah mengoptimalkan waktu di kampus. Dengan mengikuti beberapa kompetisi dan aktif dibeberapa kegiatan, cari beasiswa terus menuliskan inspirasi - inspirasi di buku biar nantinya bisa menjadi inspirasi semua orang yang membacanya. Terus target interval 3,5 - 3,7 tahun must graduated. hohoho amiin... Berhubung aku sedang menempuh kuliah S1 di Teknik Pengairan, pengennya jadi sarjana teknik khususnya teknik Pengairan yang bener - bener paham konsep ga cuma prestasi kosong waktu kuliah yang nantinya bisa dikembangkan dilapangan. Terus juga yang jujur serta bertanggungjawab ga cuma kerja pengen dapat uang tapi juga untuk meraih ridho-Nya.

Selain itu masih pengen ngelanjutin sekolah ke Belanda atau ke Jepang.huhu sampai kebawa mimpi gara - gara pengen banget merasakan sekolah di Belanda atau Jepang. Karena Belanda tuh kan terkenal banget sama konstruksinya yang kuat - kuat karena negaranya juga berdiri dibawah laut. Wow....

Itu mimpi - mimpi keduniawian jangka agak dekat, adalah pasti mimpi untuk memenuhi kebutuhan rohani, untuk hal yang satu ini pasti tiap orang mempunyai masing - masing dan hubungannya dengan Sang Pencipta. ^_^

So, bagaimana aku mencapainya?  
Kawan, sampai saat ini aku mengenali caraku belajar dan melakukan sesuatu. Pada diriku  sendiri kudapati bahwa aku tipe orang yang melihat dan mendengar lalu merasakan. Jadi aku punya siasat agar aku tetap fokus pada tujuanku dan ingat pada Sang Pencipta. Dengan apa itu? Dengan tulisan dan video. Makanya ditembok kamarku itu paling banyak tulisan motivasi dan gambar - gambar yang menunjukkan tujuanku. Contohnya nih kaya gambar dibawah ini : 
*Membuka - buka buku impian untuk mereview impian ^^

  
*Ini impian - impian tahun 2012 - 2013 yang berupa gambar

*Ini cara saya menyemangati diri sendiri

  
* ini salah satu ucapan kakak tingkat waktu krida FT yang selalu ku ingat

 * ini rencana keikutsertaan dalam kegiatan kampus. Harus diplanning juga lho

 *Kalau yang ini rencana ngambil mata kuliah dan rencana IP

Sampai saat ini sih sudah ada alhamdulillah lebih dari 5 mimpi terlaksana atas ijin Allah. Yang terpenting menurutku adalah bagaimana hubungan kita dengan Allah. Karena Allah lah yang meiliki semuanya dan jika kita berharap ya  tentu hanya kepada-Nya. Selalau berfikir positif kepada-Nya karena selalu ada hikmah dari apa yang terjadi. Terkadang mimpi yang kita rencanakan hasilnya meleset, tapi ingatlah bahwa itu yang terbaik untuk kita walau mungkin setahun setelahnya kita baru menyadarinya. Terus merajut mimpi tapi jangan sampai terbuai dalam mimpi. Harus ada dream, plan, action dan work it. Doa, usaha, Ikhtiar dan Tawakal alias DUIT juga jangan dilupakan. Terus kata  Bepe jangan pernah berhenti bermimpi karena mungkin suatu saat nanti mimpi kalian akan menjadi kenyataan.Keyakinan, kerja keras dan di sertai dengan doa, akan membantu kalian untuk mewujudkan mimpi tersebut.

*Yang kanan itu aku lagi diwisuda yang kiri itu dreamsnya.hehe
Terus ada sisipan "separuh dien jangan dilupain"
itu sih buat peringatan saja jangan sampai aku terlalu mengejar karier terus melupakan hal - hal pokok lainnya. gitu kawan - kawan ^_^

" Make a changes for better future,
 keep smile, keep fight, keep istiqomah, do the best Lillahi Ta'ala"
 (Vita Ayu Kusuma Dewi)

Oke inilah sekelumit paparan tentang mimpiku dan caraku menggapainya. Untuk videonya berhubung memorinya berat banget jadi belum bisa ditampilkan tapi kalau ada yang ingin lihat bisa menghubungi  aku atau komentar saja dikolom komentar, insyaallah nanti tak kasih lihat mungkin aja menginspirasi.amiin.. Jadi postingan ini aku ikutin #UrkhanFirstGiveaway ^_^
===================================================================================
Ngawi, 1 Juli 2012
©